Pasar Eropa Melemah di Tengah Ancaman Tarif, Saham Aston Martin Anjlok Lebih dari 5%
NEW YORK, investortrust.id - Pasar Eropa ditutup melemah pada Rabu (27/11/2024). Investor terus mengevaluasi dampak potensial dari rencana Presiden terpilih Donald Trump untuk menaikkan tarif dan data inflasi terbaru dari AS.
Baca Juga
Trump Akan Kenakan Tarif Tambahan 10% untuk China, 25% untuk Kanada dan Meksiko
Dikutip dari CNBC, indeks Stoxx 600 pan-Eropa ditutup turun 0,2%, dengan semua sektor berada di wilayah negatif kecuali telekomunikasi, makanan dan minuman, utilitas, dan jasa keuangan.
Saham EasyJet sempat naik 1,5% pada pembukaan pasar, namun kemudian kehilangan keuntungan setelah maskapai penerbangan murah tersebut melaporkan kenaikan laba operasional tahunan sebesar 25%. Saham ditutup turun 0,4%.
Saham Just Eat Takeaway turun 2,4% setelah perusahaan mengumumkan akan delisting dari Bursa Efek London bulan depan.
Sementara itu, saham Aston Martin anjlok 5,5% setelah produsen mobil mewah tersebut kembali mengeluarkan peringatan laba.
Pasar global menunjukkan kinerja yang beragam sejak Trump menyerukan pada Senin bahwa salah satu tindakan pertamanya sebagai presiden adalah memberlakukan tarif tambahan sebesar 10% pada semua barang China yang masuk ke AS, dan mengancam tarif 25% pada produk dari Meksiko dan Kanada, yang akan mengakhiri perjanjian perdagangan bebas regional.
Para ekonom memperingatkan dampak inflasi potensial dari rencana fiskal Trump, yang dapat membuat Federal Reserve AS memperlambat laju pemotongan suku bunga.
Baca Juga
Powell dan Trump Berpotensi Bertabrakan dalam Kebijakan Suku Bunga
Pasar Asia-Pasifik menunjukkan kinerja beragam pada Rabu, menyusul kenaikan di Wall Street yang mendorong indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencapai rekor intraday dan penutupan tertinggi.
Saham AS bergerak melemah pada Rabu setelah para trader mencerna laporan indeks inflasi favorit The Fed, yang menunjukkan inflasi naik 2,3% secara tahunan pada Oktober.

