Gara-gara OPEC, Harga Minyak Anjlok Lebih dari 4% dalam Sepekan
NEW YORK, investortrust.id - Minyak mentah berjangka membukukan kerugian selama seminggu terakhir. Kelebihan pasokan dan kuatnya dolar telah menekan pasar. Produksi OPEC berlimpah, sedangkan permintaan China masih lemah.
Baca Juga
Minyak mentah AS kehilangan hampir 5% minggu ini, sementara Brent turun hampir 4%.
Berikut harga energi penutupan Jumat, dikutip dari CNBC:
• Kontrak West Texas Intermediate Desember: $67,02 per barel, turun $1,68, atau 2,45%. Sepanjang tahun ini (ytd/year to date), minyak mentah AS telah merosot lebih dari 6%.
• Kontrak Brent bulan Januari: $71,04 per barel, turun $1,52, atau 2,09%. Minyak acuan global telah kehilangan hampir 8% ytd.
• Kontrak RBOB Gasoline bulan Desember: $1,9493 per galon, turun 1,63%. Bensin telah turun lebih dari 7% ytd.
• Kontrak Gas Alam bulan Desember: $2,823 per seribu kaki kubik, naik 1,36%. Gas telah naik lebih dari 12% ytd.
Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan surplus lebih dari 1 juta barel per hari pada tahun 2025 berkat kuatnya produksi di OPEC AS. OPEC merevisi turun perkiraan permintaannya selama empat bulan berturut-turut karena permintaan di Tiongkok masih lemah.
Baca Juga
Dolar yang kuat juga memengaruhi pasar, karena greenback melonjak setelah kemenangan Presiden terpilih Donald Trump.

