Cermati Potensi Pelonggaran Moneter, Imbal Hasil USTreasury Menurun
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil Treasury AS turun pada hari Jumat (18/10/2024). Investor mempertimbangkan data ekonomi terbaru dan potensi dampaknya terhadap kebijakan moneter AS.
Baca Juga
Yield Obligasi AS Melonjak Setelah Rilis Data Ekonomi Terbaru
Dikutip dari CNBC, imbal hasil Treasury 10-tahun turun 2 basis poin menjadi 4,079%. Imbal hasil Treasury 2-tahun turun lebih dari 3 basis poin menjadi 3,953%.
Pergerakan ini terjadi setelah penjualan ritel, yang dirilis pada hari Kamis, naik 0,4% dalam penyesuaian musiman pada bulan September, menunjukkan belanja konsumen yang solid. Data tersebut mencerminkan peningkatan dari kenaikan 0,1% di bulan Agustus dan mengalahkan perkiraan Dow Jones sebesar 0,3%.
Baca Juga
Kabar Baik dari ‘Paman Sam’: Penjualan Ritel Naik, Pengangguran Turun
Sementara itu, klaim pengangguran awal mingguan turun menjadi 241.000, di bawah perkiraan 260.000, menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja.
Namun pada hari Jumat, data perumahan baru memberikan gambaran yang lebih suram.
Perumahan baru dan izin mendirikan bangunan keduanya turun pada bulan September. Jumlah izin yang dimiliki swasta mencapai 1,428 juta, 2,9% di bawah total bulan sebelumnya. Mulai menurun 0,5% menjadi 1,354 juta.
Di Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB) menurunkan suku bunganya yang ketiga tahun ini pada hari Kamis, menurunkan suku bunga deposito sebesar 25 basis poin menjadi 3,25% karena berkurangnya risiko inflasi di Uni Eropa.
Baca Juga

