Yield Obligasi AS Melonjak Setelah Rilis Data Ekonomi Terbaru
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil Treasury AS menguat pada hari Kamis (17/10/2024) setelah rilis data ekonomi terbaru, yang mengisyaratkan kekuatan dalam perekonomian.
Imbal hasil Treasury 10-tahun bertambah 8 basis poin menjadi 4,096%. Imbal hasil Treasury 2 tahun naik 4 basis poin menjadi 3,978%.
Baca Juga
Imbal hasil meningkat setelah angka belanja konsumen lebih tinggi dari perkiraan. Penjualan ritel menunjukkan kenaikan 0,4% pada bulan September, di atas perkiraan ekonom yang disurvei oleh Dow Jones sebesar 0,3%. Tidak termasuk otomotif, penjualan meningkat 0,5%, juga lebih tinggi dari ekspektasi konsensus sebesar 0,1%.
Sementara itu, klaim pengangguran mingguan turun menjadi 241.000, menurut data terpisah yang dirilis Kamis. Secara keseluruhan, kedua data tersebut memberikan gambaran perekonomian yang tangguh.
“Pertumbuhan upah riil dan permintaan barang dan jasa menutupi sentimen negatif,” kata David Russell, kepala strategi pasar global di TradeStation, seperti dikutip CNBC. “Perekonomian terus mengalami percepatan berkat konsumen AS, dan mungkin akan semakin membaik seiring dengan mulai berlakunya harga bahan bakar yang lebih rendah. Angka-angka yang ada saat ini membuat kemungkinan terjadinya resesi semakin kecil.”
Data tersebut muncul setelah beberapa pejabat Fed awal pekan ini mengisyaratkan penurunan suku bunga lebih lanjut di masa depan. Komentar tambahan dari para pengambil kebijakan diharapkan terjadi seiring berjalannya minggu ini.
Sementara itu, Bank Sentral Eropa menurunkan suku bunga ketiga tahun ini pada pertemuannya hari Kamis. Keputusan ini diambil ketika para pengambil kebijakan merujuk pada prospek pertumbuhan yang lebih lemah dan berkurangnya risiko inflasi.
Baca Juga

