Top! Forum Bisnis Kemlu Hasilkan 13 MoU dengan Nilai Total US$ 19,8 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengeklaim penyelenggaraan Indonesia-South and Central Asia (Inasca) Business Forum dan Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) berhasil melahirkan kesepakatan bisnis dengan nilai mencapai US$ 19,8 miliar.
Sebagai catatan, Inasca Business Forum dan IEBF adalah dua agenda yang digelar secara terpisah. Inasca Business Forum digelar di Four Seasons Jakarta, Jakarta Selatan pada Senin (7/10/2024), sementara itu IEBF digelar di Shangri-La Jakarta, Jakarta Pusat selama dua hari mulai Senin (7/10/2024) hingga Selasa (8/10/2024) besok.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Pahala N. Mansury mengatakan telah dilakukan penandatanganan enam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) pada penyelenggaraan Inasca Business Forum. Sementara itu, pada penyelenggaraan IEBF diteken tujuh nota kesepahaman dengan nilai mencapai US$ 11,07 miliar.
Baca Juga
Perluas Pasar Produk Indonesia, Kemenlu Siap Gelar Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) 2024
"Sudah ada hasil konkret dari Inasca Business Forum dan IEBF. Pada penyelenggaraan Inasca Business Forum telah ditandatangani enam MoU dengan nilai mencapai US$ 8,3 miliar dan IEBF nilainya mencapai US$ 11,07 miliar," katanya dalam konferensi pers Inasca Business Forum dan IEBF
Pahala mengungkapkan Inasca Business Forum dihadiri oleh 400 perusahaan Indonesia, berskala besar dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perusahaan yang berasal dari negara-negara kawasan Asia Selatan dan Tengah yakni India, Pakistan, Bangladesh, Uzbekistan, Sri Lanka, Kazakhstan, dan Azerbaijan.
Sementara itu, pada penyelenggaraan IEBF 2024 sebanyak enam perusahaan telah berpartisipasi pada business pitching dan 11 institusi telah menampilkan produk dan layanannya di mini showcase. Tercatat 122 perusahaan Eropa dan 123 perusahaan Indonesia hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan IEBF 2024 termasuk business matching.
Baca Juga
“Bagi negara-negara Eropa, Indonesia merupakan pintu gerbang strategis menuju pasar di Asia dan Asia Tenggara. Di sisi lain, negara-negara Eropa merupakan mitra penting untuk Foreign Direct Investment (FDI) serta akses untuk teknologi canggih, modal, dan pasar," ujar Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) itu.
Selengkapnya, berikut ini adalah nota kesepahaman yang ditandatangani pada penyelenggaraan Inasca Business Forum dan IEBF:
Inasca Business Forum
1. Nota kesepahaman antara PT Kimia Farma Tbk dengan Yaden International.
2. Nota kesepahaman antara PT Pandawa Agri Indonesia dengan Oneemto (Pvt) Ltd.
3. Nota kesepahaman antara PT Natural Indococonut Organik dan Industrial Stainless Steel Fabrication Pvt Ltd.
4. Nota kesepahaman antara Kementerian Investasi dan Perdagangan Uzbekistan dan PT Sterilyn Halal International.
5. Nota kesepahaman antara Kementerian Investasi dan Perdagangan Uzbekistan dan PT Nexport Global Network
6. Nota kesepahaman antara Kementerian Investasi dan Perdagangan Uzbekistan dan Indonesia Eurasia International Council.
IEBF
1. Nota kesepahaman antara Coffee Veronia dengan Kopi Bali Nusantara.
2. Nota kesepahaman antara PIC. Co Bulgaria dengan PT Wahana Citra Nabati.
3. Nota kesepahaman antara Embassy Trade of Turkiye dengan PT Iceh Agro.
4. Nota kesepahaman antara FP Group dengan PT Adimas Mitra Utama.
5. Nota kesepahaman antara FP Group dengan Multi IndoGoods.
6. Nota kesepahaman antara FP Group dengan PT Indo Rempah Commodities.
7. Nota kesepahaman antara COSINUS Croatia dengan Firma Royal Garta Vardhana.

