Kamala Harris Setuju Debat Capres 23 Oktober, Bagaimana dengan Trump?
WASHINGTON, investortrust.id - Wakil Presiden Kamala Harris mengatakan, dia terbuka untuk berdebat dengan mantan Presiden Donald Trump untuk kedua kalinya pada bulan Oktober, menjelang pemilihan presiden AS pada bulan November.
Baca Juga
Jen O’Malley Dillon, ketua kampanye Harris dan calon wakil presiden Tim Walz, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Harris telah menerima undangan CNN untuk berdebat pada 23 Oktober. Itu akan terjadi kurang dari dua minggu sebelum pemilu.
“Saya dengan senang hati akan menerima debat presiden kedua pada 23 Oktober. Saya berharap @realDonaldTrump akan bergabung dengan saya,” tulis Harris dalam postingan X.
Baca Juga
Taylor Swift ‘Endorse’ Kamala Harris Setelah Debat Capres AS
Ini bukan pertama kalinya kubu Harris mengusulkan debat. Tak lama setelah Harris dan Trump mengadakan debat yang dipandu oleh ABC News awal bulan ini, O’Malley Dillon mengatakan Harris siap menghadapi putaran kedua melawannya. Namun ketika Harris mengumpulkan jutaan dolar setelah kampanye tersebut, Trump menolak untuk bertemu dengannya lagi.
Dalam sebuah postingan di jejaring sosial Trump Media & Technology Group, Truth Social, calon presiden dari Partai Republik tersebut mengatakan “tidak akan ada debat ketiga.”
Pada hari Sabtu (21/9/2024), juru bicara kampanye Trump merujuk CNBC kembali ke postingan Truth Social Trump tentang tidak adanya debat ketiga.
“Dia telah melakukan satu debat,” kata Trump pada rapat umum di Wilmington, North Carolina, pada hari Sabtu. “Saya sudah melakukan dua. Sudah terlambat untuk melakukan yang lain. Saya ingin melakukannya, dalam banyak hal, tetapi sudah terlambat. Pemungutan suara sudah dilakukan.”
Baca Juga
Trump Klaim Menang Debat, tapi Saham Trump Media Anjlok Lebih dari 10%
Debat pertama Trump pada tahun 2024 adalah melawan presiden saat ini, Joe Biden. CNN mengadakan acara tersebut pada bulan Juni.

