Trump Mengaku Sudah Tak Sabar Debat Capres, tapi Jubir Kamala Harris Sebut ‘Trump Takut Berdebat’
WASHINGTON, investortrust.id – Hingga saat ini, belum ada kepastian kepan debat capres AS akan digelar, tapi perang opini sudah digaungkan. Mantan Presiden Donald Trump mengaku sudah tak sabar untuk berdebat dengan Wakil Presiden AS Kamala Harris, yang juga calon presiden dari Partai Demokrat. Sebaliknya, tim kampanye Harris justru menyebut Trump takut berdebat.
Baca Juga
Donald Trump, yang merupakan capres dari Partai Republik, menyatakan, dia akan segera berdebat dengan Kamala Harris, dan menyarankan agar pejabat kampanye dan jaringan merundingkan rinciannya.
"Saya rasa, kami akan debat dalam waktu dekat," kata Trump dalam wawancara setengah jam di Fox News yang sebagian besar berfokus pada Harris. Rinciannya, menurut dia, akan diumumkan dalam waktu dekat.
Trump ingin debat diadakan pada 4 September di Fox News, sedangkan Kamala Harris dan tim kampanye meminta dia harus memperbarui komitmennya untuk pertarungan 10 September di ABC News.
Trump mengatakan kesepakatan ABC dicapai dengan Presiden Joe Biden, yang mengundurkan diri dan memilih Wakil Presiden Harris. Trump dan Biden berdebat pada tanggal 27 Juni. Kinerja buruk presiden petahana itu menyebabkan perubahan pada kandidat Partai Demokrat.
Dalam penampilannya pada Rabu pagi di Fox & Friends, Trump mengatakan bahwa banyak jaringan televisi berlomba-lomba untuk menjadi tuan rumah perdebatan yang baru berkembang antara dia dan wakil presiden.
"Saya ingin berdebat dengannya, Saya pikir, ini penting bagi negara," kata Trump.
Sementara itu, Juru bicara kampanye Harris, James Singer, mengatakan Trump "takut berdebat," dan membuat alasan untuk menyerang Partai Demokrat dengan argumentasi palsunya.
“Di Fox News, Donald Trump mengoceh, berbohong, dan tidak menawarkan apa pun kepada Amerika selain kekacauan, kebencian, dan kemarahan,” katanya, seperti dikutip dari USA today..
Baca Juga
Kamala Harris Pilih Tim Walz dari Minnesota Jadi Pasangan Menuju Pilpres AS

