Bagikan

Bursa Asia Menguat Setelah Trump Sebut Negosiasi Iran-AS Masuk ‘Tahap Akhir’

Poin Penting

Trump menyebut negosiasi AS-Iran telah memasuki tahap akhir.
Bursa Asia menguat mengikuti reli Wall Street dan turunnya harga minyak.
Harga minyak sempat jatuh lebih dari 5% setelah optimisme diplomatik meningkat.

JAKARTA, investortrust.id - Pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Kamis (21/5/2026) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi antara Washington dan Iran telah memasuki “tahap akhir”. Pernyataan itu memicu optimisme investor bahwa konflik Timur Tengah dapat segera mereda sehingga tekanan terhadap harga minyak mulai berkurang.

Baca Juga

Harga Minyak Anjlok Lebih dari 5% Usai Trump Sebut Negosiasi Iran Masuki ‘Tahap Akhir’

Sentimen positif mengikuti reli Wall Street, ketika investor kembali masuk ke aset berisiko setelah harga minyak mentah terkoreksi tajam. Sebelumnya, pasar energi global sempat terguncang akibat blokade pelabuhan Iran oleh pemerintahan Trump dan penutupan efektif Selat Hormuz oleh Teheran, jalur vital distribusi energi dunia.

Dikutip dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,92%, sedangkan indeks Australia S&P/ASX 200 melonjak 1,27%. Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong juga mengindikasikan penguatan pasar setelah diperdagangkan di level 25.761, lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya di 25.651,12.

Harga minyak masih bertahan tinggi meskipun mulai melemah dibanding lonjakan sebelumnya. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik tipis 0,78% menjadi US$99,03 per barel pada perdagangan pagi Asia, sedangkan Brent naik 0,73% menjadi US$105,72 per barel.

Namun pada sesi Rabu, kedua kontrak minyak itu anjlok lebih dari 5% setelah Trump menyebut pembicaraan dengan Iran menunjukkan kemajuan signifikan. WTI ditutup turun 5,66% ke level US$98,26 per barel, sementara Brent merosot 5,63% menjadi US$105,02 per barel.

Baca Juga

Wall Street Melesat Setelah Gejolak Minyak dan Obligasi AS Mereda, Dow Melonjak Lebih 600 Poin

Pasar juga menyoroti pergerakan futures Wall Street yang cenderung melemah tipis. Meski demikian, perdagangan reguler di New York berakhir positif. Dow Jones Industrial Average melonjak 645,47 poin atau 1,31% ke level 50.009,35. S&P 500 naik 1,08% menjadi 7.432,97, sementara Nasdaq Composite melesat 1,54% ke posisi 26.270,36.

Pelaku pasar kini menunggu perkembangan terbaru hubungan AS-Iran serta data ekonomi Asia.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024