Bursa Eropa Cenderung Melemah, Perundingan Damai AS-Iran Jadi Sorotan
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id - Bursa saham Eropa ditutup nyaris datar pada perdagangan Kamis (16/4/2026), dengan kecenderungan melemah tipis. Investor mencermati data ekonomi Inggris yang masih relatif kuat serta perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup turun kurang dari 0,1%, berbalik dari penguatan di awal sesi. Pergerakan pasar regional terlihat beragam di tengah sentimen global yang masih rapuh.
Dari sisi ekonomi, Inggris mencatat pertumbuhan produk domestik bruto (GDP) sebesar 0,5% pada Februari, jauh melampaui ekspektasi pasar sebesar 0,1%. Namun, prospek pertumbuhan tersebut dibayangi oleh pecahnya konflik Iran pada akhir Februari yang berpotensi menekan aktivitas ekonomi ke depan.
Tekanan juga terlihat pada inflasi kawasan euro. Data terbaru menunjukkan inflasi Maret mencapai 2,6%, lebih tinggi dari estimasi awal 2,5%, dipicu lonjakan harga akibat dampak perang di Timur Tengah.
Di sektor korporasi, saham maskapai EasyJet anjlok setelah memperingatkan bahwa konflik Iran dan kenaikan harga bahan bakar mulai membebani permintaan. Perusahaan mencatat tambahan biaya bahan bakar sekitar £25 juta pada paruh pertama tahun ini, dan memperkirakan volatilitas harga energi akan terus berlanjut.
Di sisi geopolitik, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa konflik “hampir berakhir”, memicu optimisme pasar terhadap kemungkinan kesepakatan damai. Ia juga mengumumkan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon.
Baca Juga
Trump Umumkan Gencatan Senjata 10 Hari Israel-Lebanon di Tengah Negosiasi Iran-AS
Meski demikian, ketidakpastian tetap tinggi. Seorang pejabat senior AS menyebut belum ada kesepakatan resmi untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, meskipun komunikasi diplomatik masih berlangsung intensif.
Sentimen global turut menguat, dengan indeks Nikkei 225 Jepang mencetak rekor tertinggi, sementara indeks utama Wall Street seperti S&P 500 dan Nasdaq Composite juga menyentuh level tertinggi baru.

