Industri Modal Ventura Bukukan Laba Rp 52,6 Miliar pada Januari 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Industri modal ventura mencatat kinerja positif di awal tahun 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman mengungkapkan, laba industri ini mencapai Rp 52,60 miliar pada Januari 2026.
Meski begitu, sektor ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dinamika perekonomian yang mendorong pelaku industri untuk semakin berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan dan melakukan investasi.
“Industri ini menghadapi tantangan antara lain dinamika perekonomian yang mendorong penerapan analisis risiko dan selektivitas investasi yang lebih ketat,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, belum lama ini.
Baca Juga
OJK Perkuat Integritas Industri Pembiayaan dan Modal Ventura Lewat Assessor Summit 2026
OJK memperkirakan kinerja industri modal ventura akan terus tumbuh sepanjang 2026, baik dari sisi aset maupun penyaluran pembiayaan. Namun, pertumbuhan tersebut perlu diiringi dengan penguatan fundamental industri.
“Aset dan pembiayaan industri modal ventura diperkirakan terus tumbuh pada 2026. Untuk mendukung kinerja, industri modal ventura antara lain diharapkan memperluas skala usaha dengan tetap menjaga kualitas penyaluran serta memperkuat tata kelola dan manajemen risiko,” kata Agusman.
Sekadar informasi, data OJK menunjukkan, pertumbuhan pembiayaan modal ventura pada Januari 2026 tumbuh 0,83%, dari Rp 15,81 triliun pada 2025 menjadi Rp 15,95 triliun di periode yang sama tahun ini.
Dari sisi total aset, industri ini mencatatkan nilai aset Rp 27,01 triliun pada Januari 2026, tumbuh 1,58% dibanding periode yang sama 2025 yaitu Rp 26,59 triliun.
