Dukung Aktivitas WNI di Korea, Bank Woori Saudara (BWS) Perkuat Layanan Lintas Negara
JAKARTA, investortrust.id – Kebutuhan layanan keuangan yang praktis dan terintegrasi kian penting bagi warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal, bekerja, maupun beraktivitas di luar negeri, termasuk di Korea Selatan. Kemudahan akses perbankan sejak sebelum keberangkatan dinilai mampu memperlancar aktivitas finansial sekaligus membantu proses adaptasi di negara tujuan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) atau BWS menghadirkan WBK Pre-Registration Service, layanan pra-registrasi digital yang dirancang untuk membantu WNI mempersiapkan kebutuhan administrasi perbankan secara lebih efisien sebelum mengakses layanan di Korea.
Melalui layanan ini, calon nasabah dapat menyelesaikan proses administrasi awal lebih dini sehingga pembukaan rekening serta akses layanan perbankan di cabang menjadi lebih praktis saat sudah berada di Korea Selatan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat dukungan terhadap mobilitas masyarakat Indonesia dengan aktivitas lintas negara.
Baca Juga
BWS Luncurkan KPR Bunga Fix 8,99% Tenor 20 Tahun, Tawarkan Kepastian Cicilan Jangka Panjang
Keunggulan Bank Woori Saudara dalam layanan lintas negara tidak terlepas dari posisinya sebagai bagian dari grup perbankan Korea yang memiliki jaringan internasional. Keterhubungan tersebut memungkinkan kesinambungan layanan antara Indonesia dan Korea Selatan, baik untuk kebutuhan individu seperti pembukaan rekening dan transaksi harian maupun untuk mendukung aktivitas finansial yang lebih luas.
Keberadaan jaringan ini turut mempermudah proses adaptasi finansial bagi WNI yang baru tiba di Korea karena adanya pemahaman terhadap kebutuhan nasabah dengan mobilitas antarnegara.
Sementara itu, analis Ajaib Sekuritas Rizal Rafly menilai bahwa layanan terbaru BWS merupakan langkah adaptif terhadap perubahan pola mobilitas masyarakat. “Kehadiran bank yang memiliki konektivitas dengan sistem keuangan Korea memberi nilai tambah bagi WNI karena proses adaptasi finansial bisa dilakukan lebih cepat. Ini bukan hanya soal pembukaan rekening, tetapi juga kemudahan akses transaksi dan layanan dasar sejak awal tinggal di sana,” ujarnya.
Baca Juga
Jaga Kualitas Aset, Bank Woori Saudara (BWS) Perkuat Manajemen Risiko Kredit
Dia menambahkan digitalisasi proses administrasi menjadi bagian penting dalam mendukung efisiensi. “Layanan berbasis pra-registrasi mencerminkan arah transformasi perbankan yang semakin mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan integrasi lintas negara, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas internasional,” katanya.
Hingga kuartal III-2025, BWS mencatatkan peningkatan aset menjadi Rp59,6 triliun per September 2025, dibandingkan total aset akhir 2024 sebesar Rp58,7 triliun.
Dari total aset tersebut, sebesar Rp46,1 triliun merupakan kredit yang tersalurkan. Namun, angka ini relatif flat dibandingkan posisi akhir 2024 yang mencapai Rp46,88 triliun.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun capai Rp 32,42 triliun per akhir September 2025, tumbuh 3% secara tahunan dari Rp31,54 triliun. Likuiditas perseroan juga masih didukung oleh pembiayaan sebesar Rp 12 triliun yang sebagian besar berasal dari induk usaha.

