OJK Sebut Bakal Ada 45 Perusahaan Asuransi Syariah Beres 'Spin Off' di 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, pada 2026 mendatang bakal ada 45 perusahaan asuransi syariah yang terbentuk setelah proses spin off.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan, sesuai Peraturan OJK (POJK) Nomor 11 Tahun 2023, unit usaha syariah (UUS) asuransi paling lambat harus dilakukan di 2026.
Untuk memenuhi aturan tersebut, lanjut dia, masing-masing perusahaan asuransi yang memiliki UUS wajib menyampaikan pemisahan unit syariahnya menjadi full-fledged.
Baca Juga
“Sekarang itu kan sekitar ada 16 perusahaan asuransi syariah yang full-fledged, yang sudah terpisah. Dari laporan rencana pemisahan itu ada 29 yang merencanakan untuk spin-off di tahun 2026,” ujar Ogi, saat ditemui usai Peluncuran Buku Khutbah Syariah Muamalah PPDP dan Penandatanganan Nota Kesepahaman Industri PPDP Syariah dengan Dewan Masjid Indonesia, di Jakarta, Senin (1512/2025).
Sehingga kalau rencana spin off tersebut terlaksana, katanya, hingga akhir 2026 bakal ada kira-kira 45 perusahaan asuransi syariah. Jumlah yang tidak sedikit itu diharapkan bisa melengkapi ekosistem dan mendongkrak ekonomi syariah nasional.
“Ada perbankan syariahnya, ada asuransi syariah, ada yang penjaminan syariah, ada dana pensiun syariah. Sehingga bisa mendukung ekonomi syariah,” kata Ogi.
Baca Juga
Potensi Klaim Asuransi Dampak Bencana di Sumatera Capai Rp 567 Miliar, OJK: Data Masih Bergerak
Menurutnya, untuk mengoptimalkan ekosistem syariah di Indonesia, OJK telah membentuk Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS) pada Juni 2025 lalu, yang diketuai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae
“Jadi ekosistem itu dibangun dari keuangan syariah, keuangan syariah nanti mendukung ekonomi syariah. Kira-kira begitu ke depannya ekosistem secara menyeluruh sehingga ekonomi Indonesia itu tumbuh dengan berlandaskan suatu kebutuhan masyarakat untuk ekonomi berbasis syariah,” ucap Ogi.

