Transaksi Livin’ by Mandiri Ditargetkan Naik 30% di 2026
Poin Penting
|
BANDUNG, investortrust.id - Seiring dengan masifnya penerapan digitalisasi layanan perbankan di masyarakat, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menargetkan kenaikan total transaksi pada super app andalannya yaitu Livin’ by Mandiri sebesar 30% secara year on year (yoy) di 2026.
Vice President Digital Retail Banking Bank Mandiri Harry Sofri Putranda mengungkapkan, penguatan layanan digital ritel menjadi salah satu fokus pihaknya melalui pengembangan Livin’ by Mandiri yang diarahkan untuk meningkatkan kemudahan transaksi masyarakat.
“Pertumbuhan transaksi itu kita prediksi tahun depan terutama peningkatannya pasti akan ada peningkatan kita mungkin sekitar 20-30% dibandingkan dengan tahun ini,” ujarnya, dalam Media Gathering Bank Mandiri 2025, di Bandung, Jawa Barat, Senin (8/12/2025).
Baca Juga
Menurut Harry, hingga kuartal III 2025, Livin’ by Mandiri mencatatkan pertumbuhan frekuensi transaksi 25% (yoy), dengan nilai transaksi mencapai Rp 3.220 triliun atau naik 10% (yoy). Dari sisi jumlah pengguna, super app ini juga mencatat lebih dari 35 juta pengguna di periode yang sama.
“Saat ini jumlah customer kita 35 juta. Tahun depan, kita maunya (bisa mencapai) di bawah 50 juta nasabah tapi di atas 40 juta nasabah,” katanya.
Harry mengatakan, adopsi layanan digital yang semakin kuat juga terlihat dari onboarding, di mana 91% pembukaan rekening telah dilakukan melalui Livin’. Data ini menunjukkan pergeseran preferensi masyarakat menuju layanan yang dapat diakses kapan saja tanpa ketergantungan pada jaringan kantor cabang.
Dari sisi kinerja kontribusi layanan digital Bank Mandiri terhadap pendapatan terus meningkat. Ia menjelaskan, pendapatan berbasis komisi atau fee based income pada layanan digital bank berkode saham BMRI ini mencapai Rp 5,48 triliun per September 2025, tumbuh 13,3% (yoy).
“Kontribusi fee based income terkait dengan digital itu secara umum 14%-15% dari total fee based income bank. Jadi, dari total fee based income yang didapatkan oleh Bank Mandiri, itu 15%-nya dari digital, yaitu Livin’ dan Kopra,” ucap Harry.
Baca Juga
Capaian tersebut, lanjut dia, memperkuat posisi Bank Mandiri dalam ekosistem digital ritel serta mendukung penguatan ekonomi berbasis transaksi digital. Pengembangan Livin’ akan tetap diarahkan pada peningkatan akses dan utilitas bagi masyarakat.
“Komitmen kami mendorong akselerasi digital akan terus kami jalankan. Setiap fitur dikembangkan agar manfaat serta nilai tambah yang diterima nasabah semakin nyata,” ujar Harry.

