Dukung Pertumbuhan Sektor Riil dan Investasi, Kredit Korporasi Bank Mandiri Naik 12% di Kuartal III 2025
Poin Penting
| ● | Penyaluran kredit korporasi mencapai lebih dari Rp 557 triliun pada kuartal III 2025, tumbuh 12% yoy. |
| ● | Rasio NPL terjaga sangat rendah di 0,38%, cost of credit turun menjadi 0,07%. |
| ● | Platform Kopra mencatat hampir 300.000 perusahaan terdaftar (+33% yoy). |
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terus berkomitmen mendukung pertumbuhan di sektor riil dan investasi nasional, tercermin dari penyaluran kredit ke segmen korporasi mencapai lebih dari Rp 557 triliun di kuartal III 2025 atau tumbuh 12% secara year on year (yoy).
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Mochamad Rizaldi mengungkapkan, jumlah tersebut berkontribusi sebesar 32% terhadap total kredit. Tiga sektor unggulan yang mendukung pertumbuhan tersebut yaitu pertambangan sebesar Rp 86 triliun, perkebunan Rp 69 triliun, dan infrastruktur Rp 45 triliun.
“Lebih jauh, porsi kredit investasi mencapai lebih dari Rp 254 triliun, melesat 42% (yoy) per September 2025, menegaskan peran Bank Mandiri sebagai penggerak perekonomian nasional melalui dukungan pembiayaan jangka panjang,” ujarnya, dalam keterangan pers, Senin (1/12/2025).
Baca Juga
BRI, BNI, dan Bank Mandiri Dianugerahi Bank Indonesia Award 2025
Sejalan dengan itu, lanjut Rizaldi, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di segmen ini juga terjaga di level 0,38%. Dibarengi dengan cost of credit yang menurun menjadi 0,07%.
Dari sisi penghimpunan dana, Bank Mandiri mencatatkan dana pihak ketiga (DPK) di segmen korporasi sebesar Rp 324 triliun, dengan komposisi dana murah atau current account and saving account (CASA) mencapai Rp 81% atau lebih dari Rp 262 triliun per September 2025.
Rizaldi mengatakan, segmen korporasi di Bank Mandiri juga mencatatkan pendapatan bunga (interest income) sebesar Rp 27 triliun, tumbuh 10% (yoy). Alhasil, net interest income dari segmen ini mencapai Rp 10 triliun atau berkontribusi 36% dari laba konsolidasi Bank Mandiri.
Baca Juga
Bank Mandiri Kucurkan Pembiayaan Energi Terbarukan Rp 13 Triliun
Berkat kinerja apik tersebut, bank berkode saham BMRI ini diganjar penghargaan Investment and Wholesale Bank 2025 dari The Asian Banker (TAB) Global. Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi mengatakan, pengakuan global tersebut buah dari komitmen dan sinergi pihaknya dalam menghadirkan solusi finansial.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan layanan terbaik untuk mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berdaya saing,” katanya.
Dalam mendukung segmen korporasi dan institusi, kata Ari Bank Mandiri menghadirkan Kopra by Mandiri. Hingga September 2025, platform ni mencatat hampir 300.000 perusahaan terdaftar atau meningkat 33% (yoy).
Sepanjang kuartal III 2025, Kopra by Mandiri mencatat volume transaksi sebesar Rp 26.000 triliun, tumbuh 22% (yoy) dengan frekuensi transaksi mencapai 1,5 juta atau naik 19% (yoy) hingga September 2025.
“Keberhasilan ini memperkuat posisi Kopra sebagai tulang punggung digitalisasi Bank Mandiri, yang sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi industri nasional,” ucap Ari.

