Tahan Badai di Tengah Gejolak Global, Asuransi Astra Raih Rating A- 3 Tahun Beruntun
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra), perusahaan asuransi umum yang berdiri sejak 1956, mempertahankan predikat kredit selama 3 tahun berturut-turut, yaitu financial strength rating “FSR” A- (excellent) dan long-term issuer credit rating “LCR” “a-”(excellent) serta predikat nasional yang didapatkan selama 2 tahun berturut-turut Indonesian National Scale Rating “NSR” aaa.ID (exceptional), dengan outlook stable dari lembaga pemeringkat internasional, AM Best.
"Hal ini menunjukkan stabilitas keuangan dan kredibilitas yang sangat kuat di pasar nasional di tengah dinamika gejolak global," kata President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus dalam keterangannya, Rabu (6/8/2025).
Baca Juga
Astra (ASII) akan Akuisisi 83,67% Saham Mega Manuggal (MMLP), Saham MMLP justru Turun
AM Best adalah lembaga pemeringkat kredit global dengan spesialisasi pada industri asuransi yang berkantor pusat di Amerika Serikat. Sejak 1899, AM Best melakukan bisnis di lebih dari 100 negara. Hingga saat ini, peringkat A- (excellent) merupakan peringkat skala internasional yang tertinggi bagi asuransi umum di Indonesia.
Maximiliaan mengatakan, peringkat yang diraih Asuransi Astra mencerminkan balance sheet strength dan operating performance perusahaan yang very strong, business profile yang netral dan enterprise risk management (ERM) yang appropriate oleh AM Best. "Pemeringkatan tersebut juga mempertimbangkan pengaruh netral dari Jardine Matheson Holdings Limited (Bermuda) sebagai ultimate parent Asuransi Astra," kata dia.
Penilaian pada balance sheet strength yang dianggap very strong didukung risk-adjusted capitalization pada strongest level pada 31 Desember 2024. Pencapaian ini ditopang pembentukan modal internal yang konsisten dan net leverage underwriting yang rendah.
Sementara itu, dari sisi portofolio investasi, Asuransi Astra dinilai memiliki risiko moderat dengan mayoritas didominasi obligasi dan reksa dana. Adapun counterparty credit risk meningkat disebabkan eksposur terhadap reasuransi domestik yang belum memiliki peringkat internasional.
AM Best menilai operating performance Asuransi Astra berada dalam kategori strong. Hal ini dilihat dari average combined ratio sebesar 87,9% dan return-on-equity ratio sebesar 17.4% selama periode 2020-2024. Underwriting performance juga dinilai baik pada 2024 dengan combined ratio sebesar 87.2% berkat bisnis yang berasal dari Astra Group.
Baca Juga
Begini Tanggapan Astra Sedaya Finance (ACC) Terkait Tren 'Merger' Pembiayaan
Di sisi lain, hasil investasi menunjukkan pertumbuhan stabil dan tetap menjadi salah satu kontributor utama laba perusahaan. Ke depan, kinerja Asuransi Astra diperkirakan tetap baik, didukung underwriting performance dan hasil investasi kuat sebagai kontributor pendapatan perusahaan.
Business profile Asuransi Astra dinilai netral oleh AM Best dan menempati peringkat kedua di pasar asuransi umum Indonesia pada 2024. Hal ini didorong melalui portofolio bisnis perusahaan yang beragam dan terdiversifikasi dalam beberapa lini usaha serta dukungan strategis dari Astra Group.
“Kami berharap melalui pencapaian yang diraih selama 3 tahun berturut-turut ini dapat menjadi fondasi kuat untuk melangkah jauh demi memperkuat kepercayaan para pelanggan dan pemangku kepentingan," kata dia.

