Bagikan

Kurs Rupiah Dibuka Melemah Selasa Pagi

Poin Penting

Rupiah Melemah ke Rp 16.363 per Dolar AS
Pasar Menanti Keputusan The Fed dan Pertemuan Dagang AS–China
Rangkaian Data Ekonomi AS Akan Dirilis

JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Selasa (29/7/2025) pagi. Melansir Bloomberg, kurs rupiah bergerak melemah 43 poin (0,27%) ke level Rp 16.363 per dolar AS.

Adapun indeks Dolar AS (DXY) menguat ke level 98,3 pada hari Senin (28/7/2025) kemarin, level tertingginya dalam hampir seminggu, didukung oleh meredanya ketegangan perdagangan menyusul perjanjian perdagangan AS-Uni Eropa yang baru diumumkan. Perjanjian tersebut mengenakan tarif 15% untuk ekspor Uni Eropa ke AS, turun dari tarif 30% yang awalnya diancamkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Baca Juga

KSSK: Intervensi BI di Pasar 'Offshore' Perkuat Rupiah

Menurut Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, para pejabat AS dan China dijadwalkan bertemu hari ini untuk membahas masalah perdagangan yang sedang berlangsung. Sejalan dengan perpanjangan gencatan senjata perdagangan yang akan berakhir pada 12 Agustus, yang sudah diperkirakan sebelumnya.

"Fokus pasar juga beralih ke keputusan kebijakan moneter Federal Reserve akhir pekan ini, meskipun tidak ada perubahan pada suku bunga Fed Fund Rate yang diantisipasi," tulis Andry, Selasa (29/7/2025).

 

Baca Juga

Rupiah Melemah ke Rp 16.341 Saat Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Serangkaian indikator ekonomi utama juga akan dirilis dalam beberapa hari mendatang, yang menawarkan wawasan lebih lanjut tentang ekonomi AS. Ini termasuk angka pertumbuhan PDB, laporan penggajian non-pertanian dan inflasi PCE, serta PMI Manufaktur ISM, di saat kekhawatiran atas dampak ekonomi tarif tampaknya mereda.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024