Bank SMBC Indonesia Resmi Jadi Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) resmi ditetapkan sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan (PIKK) usai mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner.
“Bahwa OJK telah menyetujui penunjukkan perseroan sebagai PIKK melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-6/KS.1/2025 tanggal 24 Juni 2025 yang disampaikan melalui surat OJK Nomor SR-11/KS.13/2025 tanggal 8 Juli 2025,” tulis Corporate Secretary Bank SMBC Indonesia Eneng Yulie Andriani, melansir dari keterbukaan informasi, Jumat (18/7/2025).
Ia menyatakan, sebagai langkah atas penetapan tersebut dan untuk memenuhi ketentuan dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan, Bank SMBC Indonesia telah melakukan perubahan anggaran dasar perseroan.
“Sesuai keputusan RUPST (Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan) melalui Akta Pernyataan Keputusan RUPST Perseroan No.27 tanggal 14 Juli 2025 yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris Kota Administrasi Jakarta Selatan dan telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0187261 tanggal 17 Juli 2025, sebagaimana terlampir pada surat ini,” tulis dia.
Baca Juga
Sucor AM Gandeng Bank SMBC Indonesia untuk Distribusi Empat Reksa Dana
Sekadar informasi, Bank SMBC Indonesia (sebelumnya Bank BTPN) merupakan bank devisa hasil penggabungan usaha PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia pada Februari 2019.
Bank SMBC Indonesia menyediakan produk dan layanan seperti pembiayaan hijau, produk dan layanan untuk nasabah pensiunan, nasabah mikro kecil dan menengah, nasabah perusahaan besar nasional, multinasional, dan lainnya.
Baca Juga
Sah! Bank BTPN Ubah Nama Jadi Bank SMBC Indonesia
Selain itu, bank berkode saham BTPN ini juga memiliki anak usaha yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) yang melayani nasabah dari komunitas prasejahtera produktif, serta perusahaan pembiayaan PT Oto Multiartha (OTO) untuk kendaraan roda empat dan PT Summit Oto Finance (SOF) untuk kendaraan roda dua.
Melirik laporan keuangan publikasi di website, total aset Bank SMBC Indonesia secara konsolidasi mencapai Rp 240,12 triliun pada kuartal I 2025, tumbuh 0,11% dibanding periode yang sama 2024 yaitu Rp 239,84 triliun. Sementara, kredit yang disalurkan tumbuh 1,22% dari Rp 175,69 triliun pada Maret 2024 menjadi Rp 177,84 triliun di periode yang sama tahun ini.

