Didorong Pengembangan Usaha di Sektor Riil, Pembiayaan Modal Ventura Diprediksi Tumbuh 3,72% di 2025
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan industri modal ventura akan mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 3,72% secara year on year (yoy) pada 2025. Hal ini mengacu pada data rencana bisnis tahunan (RBT) perusahaan modal ventura periode 2025.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengungkapkan, pengembangan kegiatan usaha perusahaan modal ventura akan terkonsentrasi pada sektor riil.
Oleh karena itu, pihaknya akan terus memperkuat ekosistem industri modal ventura melalui sejumlah regulasi.
Baca Juga
Perusahaan Modal Ventura Sebut Kenaikan PPN 12% Tak Pengaruhi Portfolio
“OJK telah mengeluarkan POJK (Peraturan OJK) Nomor 25 Tahun 2023 tentang Penyelenggaran Usaha Perusahaan Modal Ventura dan Perusahaan Modal Ventura Syariah (PMV/S), yang mengatur klasterisasi PMV/S berdasarkan kegiatan usaha, yaitu Venture Capital Corporation (VCC) atau Venture Debt Corporation (VDC),” ujarnya, dalam jawaban tertulis, Kamis (17/4/2025).
Agusman berharap, dengan adanya klasterisasi tersebut PMV/S dapat lebih fokus dan optimal dalam menjalankan kegiatan usaha sesuai lini usaha yang dipilih.
Baca Juga
OJK Prediksi Pembiayaan Modal Ventura Capai Rp 18,18 Triliun di Tahun Ini
“Selain itu, OJK juga telah meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Modal Ventura 2024-2028 yang menjadi panduan arah pengembangan dan penguatan industri, termasuk untuk meningkatkan nilai penyertaan atau pembiayaan PMV/S,” katanya.

