Begini Upaya Kredivo Pastikan Keamanan Data Nasabah
JAKARTA, investortrust.id - Di tengah maraknya kasus penyalahgunaan data pribadi, Kredivo menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan data nasabah. Hal ini dilakukan melalui berbagai upaya, mulai dari edukasi pengguna hingga penerapan lapisan sistem perlindungan.
SVP Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari mengungkapkan, rendahnya literasi digital masih menjadi penyebab utama terjadinya penyalahgunaan data, terutama karena pengguna masih dengan mudahnya memberikan data pribadi (kredensial) tanpa menyadari risikonya.
“Kalau kasus-kasus fraud itu unfortunately memang banyak yang disebabkan rendahnya literasi, jadi mereka dengan gampang memberikan kredensial mereka seperti KTP itu kan banyak kasus-kasus seperti itu, mereka juga enggak tau kalau data mereka dipakai,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust, di Jakarta, Selasa (15/4/2025).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjut Indina, pihaknya menekankan pentingnya edukasi sebagai hal utama dalam perlindungan. Selain itu, Kredivo juga mengandalkan infrastruktur teknologi yang telah memenuhi standar internasional.
“Dari segi sistem itu kita tersertifikasi ISO (27001), jadi itu sertifikasi keamanan untuk platform digital yang internasional dan setiap tahun itu di audit istilahnya,” katanya.
Baca Juga
Ia menjelaskan, sertifikasi ini mencakup kontrol terhadap siapa saja yang punya akses ke data, baik secara fisik di kantor maupun secara digital, terutama data konsumen.
Selain itu, Kredivo juga menerapkan berbagai fitur keamanan berlapis pada akun pengguna. Selain autentikasi dua faktor (two factor authentication), pengguna juga harus verifikasi melalui PIN, OTP, dan biometric.
“Kita menerapkan one account one device. Jadi kalau misalnya anda tahu kredensial account saya terus download Kredivo, terus coba buat log in dari handphone anda. Itu saya harus unlink device aku sendiri untuk bisa log in di device yang baru,” ucap Indina.
Baca Juga
Meski Daya Beli Masyarakat Lemah, Kredivo Sebut Permintaan Kredit Masih Tinggi
Kredivo juga, kata dia, menerapkan auto log out secara berkala untuk memastikan pengguna untuk rutin melakukan log in ulang secara berkala sebagai langkah perlindungan tambahan terhadap potensi akses yang tidak sah.
“Belum lagi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga sangat strict (ketat) ya, kaya misalnya server itu ada di mana. Sangat strict,” kata Indina.

