Begini Upaya Maybank Indonesia Jamin Keamanan Data Nasabah
JAKARTA, investortrust.id - Di era digital yang terus berkembang, ancaman terhadap keamanan data menjadi salah satu perhatian utama bagi sektor perbankan. Maybank Indonesia mengambil langkah proaktif untuk memastikan perlindungan data nasabah tetap terjaga di tengah maraknya kasus peretasan dan modus penipuan berbasis social engineering.
Head of Digital Banking PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) Charles Budiman mengungkapkan, saat ini pihaknya tidak hanya fokus pada penguatan sistem, tapi juga meningkatkan edukasi kepada para nasabah terkait ancaman kejahatan siber.
“Kami selalu aktif di forum-forum luar negeri untuk memantau tren dan kejadian terkait keamanan data. Tahun ini saja, kami sudah menambahkan beberapa fitur keamanan tambahan untuk mempersempit bahkan menutup kemungkinan adanya peretasan,” ujarnya, menjawab pertanyaan Investortrust, saat ditemui media, di Jakarta, Kamis (5/12/2024).
Baca Juga
Maybank Indonesia (BNII) Makin Agresif Kembangkan SME Banking, Ini Produk Unggulannya
Namun menurut Charles, ancaman tidak hanya selalu berasal dari sisi teknologi. Social engineering, seperti penipuan melalui pesan WhatsApp atau e-mail palsu berisi tautan mencurigakan, menjadi salah satu celah yang sering dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami terus melakukan sosialisasi kepada nasabah agar waspada terhadap modus-modus semacam itu,” katanya.
Menurutnya, Maybank Indonesia juga terus mendorong inovasi dan meningkatkan keamanan di aplikasi mobile banking-nya yaitu M2U ID App. Misalnya, aplikasi ini hanya dapat digunakan oleh satu akun di satu perangkat saja, yang tentunya menjadi langkah konkret untuk mencegah penyalahgunaan.
“Keamanan adalah hal yang terus berembang, jadi kami harus selalu memperbarui sistem dan pengetahuan kami. Sebab, pihak-pihak di luar sana juga terus mengembangkan cara baru (melakukan serangan siber),” ucap Charles.

