Industri Jasa Keuangan Syariah Tunjukkan Performa Positif
JAKARTA, Investortrust.id -- Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, kinerja industri keuangan syariah, termasuk perbankan syariah terus menunjukkan performa positif. Dari sisi intermediasi, total penyaluran pembiayaan tercatat sebesar Rp 643,55 triliun atau tumbuh 9,92% yoy. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang terkumpul tumbuh sekitar 10% yoy atau sebesar Rp 753,60 triliun
"Capital market juga, saya lihat ada teman SRO ya, dari KSEI dan bursa dan lain-lain, juga terus tumbuh," kata Friderica dalam sambutannya di pembukaan acara Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) di Mal AEON BSD, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (23/2/2025).
Baca Juga
Dorong Skala Ekonomi Perbankan Syariah, Ini Lima Arah Kebijakan OJK
Friderica mengungkapkan, jumlah kapitalisasi di pasar untuk saham dan reksadana syariah juga terus meningkat. Selain itu jumlah investor syariah juga terus mengalami peningkatan. "Jadi ini merupakan satu hal yang positif yang terus harus kita dorong," ujarnya.
Friderica menuturkan literasi keuangan syariah di tahun 2024 lalu juga mengalami peningkatan, dari 9% menjadi 39%. Kemudian untuk inklusinya masih di angka 12%. "Jadi sesuatu yang patut kita syukuri, dan ini saya yakin adalah kerjasama dari seluruh pihak," ucapnya.
Baca Juga
Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, OJK Gelar Kegiatan Gerak Syariah

