Kredit BRI Tembus Rp 1.354,64 Triliun, 81,97% di Antaranya Disalurkan ke UMKM
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI mencatatkan total penyaluran kredit mencapai Rp 1.354,64 triliun hingga akhir 2024 atau tumbuh 6,97% secara year on year (yoy). Dari jumlah tersebut, 81,79% diantaranya atau Rp 1.110,37 triliun disalurkan kepada segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Begitu besar jumlah nasabah yang diberikan kredit oleh BRI. Bukan memberikan kredit kepada pihak itu-itu saja, tetapi BRI memberikan kredit diecer kepada seluruh sebagian besar UMKM di Indonesia,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso, dalam konferensi pers Paparan Kinerja Keuangan BRI Kuartal IV 2024, secara daring, Rabu (12/2/2025).
Ia melanjutkan, total kredit BRI tersebut juga dibarengi dengan perbaikan kualitas aset. Hal ini terlihat dari rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) yang bisa ditekan dari 2,95% pada 2023 menjadi 2,78% di tahun lalu.
Baca Juga
BRI Posts $3.7 Billion Net Income in 2024, Driven by Robust Loan Growth
Di sisi bersamaan, BRI juga memiliki NPL coverage ratio sebesar 215% di tahun lalu, yang mencerminkan pencadangan yang memadai atau lebih dari dua kali lipat terhadap total kredit bermasalah perseroan.
“Artinya, lebih dari dua kali NPL itu sudah kita cadangkan. Dicadangkan itu artinya kita sudah keluarkan, taruh biaya untuk cadangan,” kata Sunarso.
Baca Juga
Terungkap Sudah! BRI Bukukan Laba Rp 60,64 Triliun, Kredit Rp 1.355 Triliun di 2024
“Maka kalau kreditnya macet, kita masih punya cadangan dua kali dari jumlah kredit macet itu untuk membayar kewajiban kita membayar tabungan, deposito, dan giro nasabah simpanan,” sambung dia.

