Tumbuh 15,25%, BSI Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp 66,50 Triliun di 2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus berkomitmen dalam mendukung pembiayaan berkelanjutan atau sustainable financing. Sepanjang 2024, bank berkode saham BRIS ini menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp 66,50 triliun, tumbuh 15,25% dari 2023 yang tercatat Rp 57,7 triliun.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengungkapkan, pencapaian ini sejalan dengan komitmen pihaknya dalam mendukung ekonomi hijau dan keberlanjutan lingkungan.
“Portofolio pembiayaan berkelanjutan BSI ditopang oleh pembiayaan sosial yang mencapai Rp 52,40 triliun dan pembiayaan sumber daya alam berkelanjutan (green financing) Rp 14,20 triliun. BSI juga berhasil menerbitkan sustainability sukuk tahap I senilai Rp 3 triliun,” ujarnya, dalam konferensi pers kinerja 2024 BSI secara daring, Kamis (6/2/2025).
Baca Juga
Inovasi Digital dan Islamic Ecosystem Kerek Fee Based Income BSI Naik 32,58% di 2024
Menurutnya, BSI terus melakukan sejumlah upaya untuk percepatan net zero emission (NZE). Hasilnya, BSI berhasil menempati peringkat keempat skor environmental, social, and governance (ESG) di tingkat global.
“BSI juga mendukung low carbon economy pada setiap operasional bisnis dan perusahaan,” kata Hery.
Baca Juga
Ini Faktor Pemicu Laba BSI (BRIS) Tumbuh 22,83% Jadi Rp 7 Triliun di 2024
Dari sisi operasional, kata Hery, komitmen BSI ditunjukkan dengan pemakaian kendaraan operasional ramah lingkungan, membangun gedung ramah lingkungan, termasuk pengelolaan air limbah serta pencahayaan yang hemat energi.
“Selain itum, kontribusi terhadap kemaslahatan umat juga dilakukan untuk program sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah serta advokasi,” ucap dia.

