Begini Upaya Bank Mandiri (BMRI) Perkuat CASA di 2025
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat dana murah atau current account and saving account (CASA) guna menjaga biaya dana atau cost of fund agar tetap efisien di 2025. Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo mengungkapkan, saat ini CASA menjadi prioritas utama pihaknya.
“Kami optimis Bank Mandiri dapat mempertahankan stabilitas CASA di tahun 2025. Rasio CASA Bank Mandiri di akhir tahun 2024 telah mencapai 80,3% (dari total dana pihak ketiga/DPK),” ujarnya, dalam konferensi pers paparan kinerja Bank Mandiri kuartal IV 2024, secara daring, Rabu (5/2/2025).
“Kami akan fokus pada penguatan CASA yang berbasis transaksional dengan meningkatkan volume transaksi nasabah baik wholesale maupun ritel,” sambung Sigit.
Baca Juga
Menurutnya, salah satu strategi utama Bank Mandiri saat ini yaitu sebagai main operational bank bagi nasabahnya. Pendekatan ini diwujudkan melalui strategi ekosistem driven growth, yakni pertumbuhan bisnis yang berbasis ekosistem dengan mengoptimalkan potensi dari bisnis turunan dan nasabah wholesale.
“Pendekatan ini akan menciptakan lebih banyak closed-loop transaction, di mana berbagai transaksi nasabah dapat saling terkoneksi dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” kata Sigit.
Baca Juga
Bank Mandiri Antisipasi Gejolak Global yang Berpotensi Tekan Rupiah
Selain itu, lanjut dia, bank berkode saham BMRI ini juga terus berupaya memperkuat layanan digital dengan mengoptimalkan platform unggulannya, seperti Kopra by Mandiri untuk nasabah korporasi, Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, dan Livin’ Merchant yang difokuskan untuk mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Ketiga platform ini menjadi pilihan utama di dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi dan diperkuat dengan optimalisasi jaringan kantor cabang Bank Mandiri yang dirancang sebagai pusat layanan hybrid,” ucap Sigit.
Dari sisi pendapatan bisnis, Bank Mandiri juga memproyeksikan pertumbuhan yang stabil dan tetap berkontribusi signifikan terhadap profitabilitas perseroan.
Sekadar informasi, CASA Bank Mandiri memiliki porsi 80,3% dari total DPK di 2024 yang berjumlah Rp 1.698,90 triliun. Porsi CASA Bank Mandiri mencatatkan tren peningkatan sejak 2022, yang mengindikasikan efektivitas strategi dalam mengoptimalkan pendanaan berbasis dana murah.
Kontribusi CASA Bank Mandiri di tahun lalu didorong oleh peningkatan tabungan sebesar 13,4% secara year on year (yoy) menjadi Rp 665 triliun, dan giro yang naik 3,6% (yoy) menjadi Rp 606 triliun.

