CASA Naik 5,2%, Begini Strategi BBTN Kerek Dana Murah Lebih Besar
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk berhasil meningkatkan porsi dana murah (Current account saving account/CASA) sebesar 5,2% YoY, menjadi 53,7% dari total DPK.
Besarnya porsi dana murah tentunya berimplikasi amat positif bagi emiten berkode bursa BBTN ini. Pasalnya bunga yang dibayarkan kepada pemegang rekening akan lebih rendah dari pada bunga yang dibayarkan kepada pemegang sertifikat deposito, sehingga meningkatkan margin bunga bank dan meningkatkan pendapatan bunga perusahaan.
Dengan meningkatnya CASA, bank juga memiliki akses ke sumber dana murah yang dapat digunakan untuk memberikan pinjaman kepada nasabah atau untuk investasi lainnya, yang pada ujungnya membantu bank meningkatkan profitabilitasnya.
Porsi CASA yang besar juga memberikan stabilitas pada komposisi dana bank dan membantu mengurangi risiko likuiditas.
Baca Juga
“CASA BTN naik dari 43 persen pada tahun 2022, sekarang (per akhir 2023) sudah 53 persen,” kata Direktur Utama BBTN Nixon Napitupulu saat kesempatan berbuka puasa bersama para pimpinan redaksi media massa di Jakarta, Selasa (2/4/2024).
Disampaikan Nixon, pihaknya terus berupaya meningkatkan porsi dana murah, agar bisa memperbesar profitabilitas bank. Nah Manajemen sendiri punya strategi khusus untuk meningkatkan CASA-nya. Menurut Nixon dalam paparannya, perseroan punya inisiatif strategis untuk meningkatkan CASA dan mentransformasikan Bank BTN menjadi bank transaksional.
Sejumlah inisiatif strategis yang diusung yakni mengembangkan transaksi Wholesale, dengan cara pengembangan ekosistem perumahan dengan fokus pada segmen property related, kesehatan, retail dan Pendidikan.Langkah berikutnya adalah dengan revamping BTN Solusi untuk mengakuisisi Giro lebih banyak, serta optimalisasi Cash Management System (CMS).
Baca Juga
Inisiatif lainnya adalah dengan meningkatkan kemampuan digitalisasi, yang dilakukan dengan cara akuisisi dan peningkatan transaksi digital melalui BTN Mobile, diikuti optimalisasi dana murah melalui CASA dan deposito retail, serta menjaring lebih banyak nasabah UMKM dan memanfatkan BTN Merchant.
Selanjutnya, papar Nixon, BBTN juga punya inisiatif strategis menambah Product Holding dari pelanggan eksisting, dengan cara peningkatan tingkat aktivasi nasabah KPR yang sudah ada, lalu mempromosikan produk baru kepada nasabah prioritas, serta meningkatkan product holding dari eksisting mitra pengembang.
Last but not least, lanjut Nixon, perseroan juga akan memperoleh nasabah CASA dari Segmen Baru dengan cara membentuk tim Sales Acquisition baik lewat Direct Sales, Digital Sales dan Transaction Sales. Perseroan pun akan melakukan pengembangan Segmen Prioritas Baru di BTN Prospera dalam menjangkau segmen emerging affluent, serta mengembangkan divisi baru dalam menjaring Medium Institutional funding.

