Bagikan

BRI: Total Kredit yang Bisa Hapus Tagih Sesuai PP No 47 Tahun 2024 Capai Rp 2,5 Triliun

JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI mencatatkan total kredit macet atau utang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memenuhi syara dihapus tagih bernilai Rp 2,5 triliun. Kredit tersebut berasal dari 69.000 nasabah.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan, perseroan mencatat sebanyak 69.000 nasabah BRI yang memenuhi kriteria untuk dihapus tagih sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Baca Juga

BRI Pengalaman Hapus Tagih Kredit di Timor Leste, KUR Bukan Objek PP No 47/2024

"Hingga kini, perseroan baru menghapus tagih kredit macet UMKM senilai Rp 400 miliar, sehingga masih ada sisa kredit macet Rp 2,1 triliun yang akan dihapuskan," ujar Supari dalam acara BRI UMKM EXPO(RT) 2025 di International Convention Exhibition (ICE) BSD City, yang berlangsung dari Kamis (30/1/2025) hingga Minggu (2/2/2025).

Guna menyelesaikan sisanya, Supari mengatakna, BRI akan mengusulkan anggaran hapus tagih dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 11 Maret 2025. Sebab, hapus tagih tersebut harus sesuai dengan mekanisme perseroan terbatas dan perusahaan terbuka.

Asal tahu saja, program hapus tagih kredit macet UMKM ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024, yang berlaku mulai 5 November 2024 hingga 5 Mei 2025. Artinya, kebijakan ini hanya berlangsung selama enam bulan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan BRI menjadi salah salah satu bank yang paling banyak melakukan hapus utang dan hapus tagih. Hal ini sejalan dengan upaya mendukung usaha kecil melalui Peraturan Pemerintah PP Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Baca Juga

Rencana Penghapusan Kredit UMKM Harus Transparan dan Hati-Hati

“Untuk keberpihakan kepada UMKM sudah dilakukan hapus utang dan hapus tagih.Sedangkan hapus tagih paling banyak dilakukan BRI,” kata Airlangga.

BRI mencetak sejarah dengan menghapus utang dan tagihan kepada 71.000 nasabah. Ini menjadi capaian dan komitmen pemerintah kepada masyarakat.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman membeberkan bahwa saat ini penghapusan kredit macet bagi para pelaku sektor UMKM masih bergulir. Pemerintah sedang menuntaskan skema yang dibutuhkan untuk mengeksekusi program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024