Portofolio Pembiayaan Kendaraan Listrik BSI Melesat 476%
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan 476% secara year on year (yoy) untuk portofolio kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) menjadi Rp 171 miliar di 2024.
Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengungkapkan, pembiayaan berkelanjutan yang menyasar kendaraan ramah lingkungan tersebut menjadi salah satu bukti dukungan BSI terhadap ekonomi hijau.
Upaya mendorong pembiayaan untuk kendaraan ramah lingungan tersebut, lanjut dia, sejalan dengan semangat Astacita Pemerintah dalam melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG).
”BSI terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedang menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan melalui NZE (net zero emission), juga memprioritaskan pembangunan rendah karbon yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Bob, dalam keterangan pers, Jumat (31/1/2025).
Di sisi bersamaan, BSI juga menyambut baik program insentif dari pemerintah terkait pajak penjualan barang mewah (PPNBM) dan pajak pertambahan nilai tanggung jawab pemerintah (PPN DTP) untuk kendaraan listrik sebesar Rp 11,4 triliun.
Baca Juga
Jualan Kendaraan Listrik Laris Manis, BYD Geser Dominasi Toyota di "Rumahnya"
Menurut Bob, di 2025 bank berkode saham BRIS ini akan memanfaatkan kebijakan tersebut dan menyasar segmen-segmen potensial yang membutuhkan pembiayaan kendaraan listrik, seperti institusi pemerintah maupun swasta, serta area komersial yang berada di kota-kota besar.
Ia optimistis pembiayaan kendaraan listrik di BSI pada 2025 akan terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Hal tersebut ditopang oleh potensi pasar dan permintaan dari masyarakat yang semakin besar, serta banyaknya kebijakan dan kemudahan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat dalam pembelian kendaraan listrik.
“Tahun ini kami akan menggandeng berbagai merk produsen EV untuk optimalisasi penyerapan pembiayaan EV. Juga dengan berbagai program kerja sama COP (car ownership program) dan juga melakukan green operation di lingkungan BSI, di mana untuk tahap pertama kami akan melakukan uji coba kendaraan EV,” kata Bob.
Selain itu, sebagai bentuk dukungan dan kontribusi terhadap pembiayaan otomotif ramah lingkungan, BSI telah menyiapkan rangkaian event di 2025. Gelaran tersebut akan menggandeng PT Mandiri Utama Finance (MUF), serta sejumlah pabrikan khususnya yang memiliki portofolio kendaraan ramah lingkungan EV dan HEV.
“Menjelang milad ke-4 BSI pada Februari tahun ini, perseroan juga menyediakan berbagai promo menarik di antaranya biaya admin Rp 4, voucher car grooming senilai Rp 3 juta, voucher e-commerce, perluasan jaringan asuransi banjir dan perluasan asuransi personal accident (PA),” ucapnya.

