Ungkap Belum Ada Bank Digital hingga BPR Ajukan IPO, OJK: Mungkin Mereka Sedang Melakukan Persiapan
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum menerima laporan terkait bank digital yang mengajukan initial public offering (IPO) alias penawaran umum perdana saham.
Hal itu diungkapkan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae saat ditemui dalam acara CEO FORUM 2025 dengan tema ”Banking Beyond Growth: Powering a Sustainable and Inclusive Economy for 2025 Onward” yang digelar oleh Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) bersama Ikatan Bankir Indonesia (IBI) di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
“Sebetulnya bisa dikatakan belum (bank digital), BPR juga belum. Mungkin mereka masih juga sedang melakukan persiapan,” ujar Dian.
Dian menjelaskan, banyak pihak yang menantikan bank digital melantai di bursa, namun OJK ingin memastikan proses IPO dilakukan oleh perusahaan yang benar-benar kredibel.
"Tetapi tentu juga kita ingin memastikan bahwa itu keamanan. Artinya dalam pengertian bahwa yang IPO itu benar-benar yang credible gitu ya. Sehingga bisa betul-betul bisa memberikan keuntungan kepada investor, kira-kira begitu,” ungkap Dian.
Sementara itu, PT Super Bank Indonesia (Superbank) dikabarkan memiliki rencana untuk menggelar IPO. Bahkan, anak usaha PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) ini menargetkan bisa melantai pada tahun 2025.

