Bagikan

LPS Prediksi DPK Perbankan Tumbuh 7% di 2025

JAKARTA, investortrust.id - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) industri perbankan di 2025 bisa tumbuh hingga 7%. 

“DPK kita prediksi kita 6-7 persen, sampai sekarang belum kita ubah. Tapi tentunya kan itu akan adaptif tergantung perkembangan dari waktu ke waktu,” ujarnya, usai acara LPS Morning Talks, di Jakarta, Selasa (17/12/2024). 

Menurut Purbaya, dengan berbagai dinamika yang terjadi sekarang ini, termasuk pemerintah telah resmi menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12% di tahun depan, ia belum melihat dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi, termasuk juga dari sisi DPK. 

“Seandainya ada (dampak), jangka pendek dalam setahun mungkin bisa enggak kelihatan kalau uangnya dibelanjakan dengan baik dan kita berhasil membalik arah pertumbuhan ekonomi,” katanya. 

Baca Juga

Ekonom Maybank Indonesia Optimistis DPK Perbankan Tetap Tumbuh di 2025 Meski Dihadapkan Berbagai Tantangan

Penabung Kecil Terdampak

Di lain sisi, Purbaya mengungkapkan, dampak dari PPN 12% mungkin akan membuat tren dari tabungan masyarakat kelas menengah, khususnya dengan saldo di bawah Rp 100 juta sulit untuk melesat dalam jangka pendek. 

“Sepertinya ketika disinyalir daya beli menurun, kebijakan kenaikan pajak tidak terlalu akurat,” ucap dia. 

Purbaya menilai, kebijakan PPN 12% paling tidak dalam jangka pendek akan mempengaruhi tren tabungan. Karena di tengah kondisi likuditas ketat seperti sekarang, DPK perbankan juga sudah cenderung mengalami penurunan. 

“Jadi kelihatannya akan sulit naik (DPK). Mudah-mudahan enggak anjlok, tapi saya melihat sulit untuk naik kencang,” kata Purbaya.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024