Ekonom Maybank Indonesia Optimistis DPK Perbankan Tetap Tumbuh di 2025 Meski Dihadapkan Berbagai Tantangan
JAKARTA, investortrust.id - Meski dihadapkan pada sejumlah tantangan ekonomi, sektor perbankan nasional diperkirakan tetap mencatatkan pertumbuhan positif dari sisi dana pihak ketiga (DPK) di 2025. Hal ini seiring dengan prospek ekonomi yang diperkirakan akan terus membaik di tahun depan.
Hal tersebut seperti diungkapkan Global Market Economist Maybank Indonesia Myrdal Gunarto, saat ditemui media, di Jakarta, Kamis (5/12/2024).
“Tahun depan, dengan proyeksi ekonomi yang membaik, kami optimistis DPK juga akan tumbuh seiring dengan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Baca Juga
Menurutnya, walau ada kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12% di 2025, namun DPK perbankan diperkirakan akan tetap tumbuh karena didorong oleh sejumlah kebijakan pemerintah, seperti kenaikan upah minimum provinsi (UMP), dan gaji guru.
Kebijakan pemerintah yang pro terhadap pertumbuhan akan membantu menjaga daya beli masyarakat, meskipun ada tekanan dari kenaikan PPN.
“Program bantuan sosial dan berbagai kebijakan pemerintah, seperti kenaikan UMP dan gaji guru diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan DPK,” kata Myrdal.
Baca Juga
Selain itu, lanjut dia, stabilitas makroekonomi, inflasi yang terkendali, serta suku bunga yang kompetitif akan menjadi faktor pendukung lainnya dalam menjaga pertumbuhan DPK.
Sekadar informasi, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, DPK industri perbankan tumbuh 7,04% dari Rp 8,15 triliun di kuartal ketiga 2023 menjadi Rp 8,72 triliun di periode yang sama tahun ini.

