Nasabah Tabungan Haji BSI Naik 10,96% per November 2024 Jadi 5,52 Juta Nasabah
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan nasabah tabungan haji sebesar 10,96%, dari 4,98 juta nasabah di Desember 2023 menjadi 5,52 juta nasabah per November 2024.
Direktur Retail Banking BSI Harry Gusti Utama mengungkapkan, kenaikan ini menjadi bukti nyata tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah, khususnya layanan haji di BSI.
“Seiring dengan komitmen kuat BSI sebagai bank pilihan utama dalam mendukung perjalanan ibadah haji di Indonesia,” ujarnya, dalam keterangan pers, Senin (16/12/2024).
Naiknya customer base tersebut, lanjut Harry, sejalan dengan tumbuhnya dana kelolaan haji di BSI sebesar 12% per November 2024. Di lain sisi, jumlah pendaftar porsi haji reguler (dengan setoran awal Rp 25 juta) mengalami kenaikan 27% secara year on year (yoy), dari 132.000 nasabah per November 2023 menjadi 169.000 nasabah di periode yang sama tahun ini.
“Kenaikan tersebut seiring transformasi digital yang dilakukan perusahaan. Perusahaan mencatat saat ini 40% nasabah melakukan pendaftaran porsi haji melalui digital (BSI Mobile/BYOND),” katanya.
Baca Juga
Begini Respons BSI Usai Diusulkan Jadi Pengelola Bullion Bank
Menurut Harry, perseroan berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa dana haji yang dipercayakan oleh jamaah dikelola dengan prinsip syariah yang transparan, aman, dan optimal. Hal ini sejalan dengan kepercayaan masyarakat terhadap BSI sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH).
“Pertumbuhan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk menabung haji melalui BSI dan menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan BSI,” ucap dia.
Selain memastikan pengelolaan dana yang aman dan optimal, dikatakan Harry, BSI juga berperan aktif dalam mendukung ekosistem perhajian nasional, mulai dari layanan pendanaan, penyediaan produk, hingga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan penyelenggara ibadah haji.
“Hal ini sejalan dengan prinsip Astacita, yakni mewujudkan sinergi antara layanan syariah, pengelolaan dana haji, dan kemudahan akses bagi jamaah untuk memenuhi rukun Islam kelima,” ujar Harry.
Pasalnya, BSI tidak hanya hadir sebagai bank penerima setoran haji, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem perhajian di Indonesia. “Melalui inovasi layanan dan sinergi bersama pihak terkait, kami berkomitmen memastikan penyelenggaraan haji berjalan optimal dan inklusif,” kata Harry.
Baca Juga
Hingga Semester I 2024, Volume Tabungan Haji Bank Mega Syariah Naik 12,47%
Harry juga menambahkan, sebagai bank syariah modern, BSI terus fokus pada transformasi digital untuk memudahkan layanan bagi calon jamaah haji, terutama generasi muda, untuk mengakses layanan perbankan syariah. Langkah tersebut salah satunya diwujudkan BSI melalui pengembangan aplikasi super apps BYOND by BSI.
Aplikasi BYOND SuperApp menjadi solusi lengkap untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial nasabah, termasuk layanan haji dan umrah. Dengan fitur-fitur canggih seperti pembukaan rekening tabungan haji secara digital, tracking status pendaftaran haji, perencanaan haji (auto debet bulanan) hingga transaksi pembayaran yang lebih cepat dan aman, BYOND SuperApp dihadirkan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah BSI di era digital.
“Melalui BYOND SuperApp, kami berusaha menghadirkan solusi terintegrasi dan inovatif agar seluruh layanan keuangan, termasuk persiapan ibadah haji, dapat diakses dalam satu genggaman,” tambah Harry.

