Hingga Semester I 2024, Volume Tabungan Haji Bank Mega Syariah Naik 12,47%
JAKARTA, investortrust.id - Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan volume tabungan haji sebesar 12,47% secara tahunan menjadi Rp 266 miliar di semester satu 2024. Kenaikan ini diklaim menunjukkan kepercayaan tinggi dari masyarakat.
Sales & Distribution Head Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter mengungkapkan, peningkatan ini tidak lepas dari upaya pihaknya dalam menyediakan layanan yang komprehensif dan mudah diakses bagi nasabah.
“Pertumbuhan yang positif ini berkat tingginya kepercayaan nasabah dalam menggunakan produk tabungan haji,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Senin (29/7/2024).
Baca Juga
Perluas Akses Keuangan, Bank Mega Syariah Berikan Literasi kepada Pelajar
Peningkatan volume ini, lanjutnya, juga berkat upaya kolaborasi yang dilakukan Bank Mega Syariah dengan berbagai pihak. Di antaranya Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), penyelenggara perjalanan ibadah umrah, majelis taklim, instansi pemerintah dan swasta, serta komunitas lainnya.
Menurut Dila, Bank Mega Syariah telah memperluas akses bagi masyarakat untuk membuka tabungan haji melalui kanal digital. “Masyarakat dapat dengan mudah membuka rekening tabungan haji melalui aplikasi mobile banking M-Syariah dengan minimal setoran awal hanya Rp 100.000,” katanya.
Selain itu, dikatakan dia, perusahaan juga berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan keuangan yang kompeten dan sesuai dengan prinsip syariah. Dengan inovasi produk dan layanan digital, pihaknya juga terus berupaya memberikan solusi keuangan yang terbaik bagi nasabah.
Baca Juga
Ini Upaya Bank Mega Syariah Permudah Masyarakat dalam Berkurban
“Bank Mega Syariah kembali dipercaya sebagai bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPS BPIH) yang bertanggung jawab untuk menerima setoran BPIH dari calon jemaah haji,” ucap Dila.
Menurutnya, Bank Mega Syariah juga secara resmi menjadi mitra Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam melakukan pengelolaan keuangan haji untuk periode Juli 2024 hingga Juni 2027.
”Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem haji di Indonesia melalui layanan terbaik kepada para calon jamaah haji,” kata Dila.

