Fenomena Doom Spending Marak di Kalangan Gen Z, Begini Upaya Honest Financial
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan pembiayaan PT Honest Financial Technologies (Honest) menyatakan bahwa fenomena doom spending atau pengeluaran impulsif semakin marak. terutama di kalangan generasi Z (Gen Z) dan kalangan dibawah milenial yang sudah mulai masuk ke dunia kerja.
Pernyataan ini disampaikan Presiden Direktur Utama PT Honest Financial Technologies Dharu Estiningrum dalam acara Media Gathering Honest Card 2024 di Middle Child, Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Dharu menjelaskan, berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh PwC Consumer Insights Survey pada tahun 2023, 74% konsumen Indonesia khawatir dengan kondisi keuangan pribadi mereka.
"74% konsumen di Indonesia itu sebenarnya khawatir sama kondisi keuangannya. Cuma siapa sih yang mau buka-buka dompet? Dompet itu kan kayak undergarment, nggak boleh dicerita-ceritakan ke orang. Jadi, membicarakan tentang keuangan itu tidak selalu menjadi hal yang terbuka di masyarakat kita," ujar Dharu.
Tidak hanya itu, Dharu menambahkan bahwa lebih mengkhawatirkannya lagi, sekitar 56,3% milenial meyebutkan adanya stigma negatif terhadap penggunaan paylater di masyarakat Indonesia. Di mana, ini berdasarkan IDN Research Institute pada tahun 2024.
"Kalau dulu jaman bapak saya, jaman orang tua saya, pinjaman itu jenisnya cuma dua. Yang satu pinjaman untuk usaha, mau buka kafe seperti ini, atau pinjaman untuk beli rumah KPR. Nah, sekarang pinjaman itu benar-benar macam-macam sekali. Dan dengan keterbukaan informasi dan media sosial, paparan terhadap atau penawaran-penawaran berbagai macam produk pinjaman dan juga produk keuangan itu semakin dekat sama kita," ungkap Dharu.
Sehubungan dengan hal tersebut, Dharu membeberkan bahwa Honest Card hadir sebagai solusi untuk mengatasi tantangan ini. Sebagai kartu kredit pintar, Honest Card dirancang untuk tidak hanya memberikan akses mudah ke fasilitas kredit, tetapi juga membantu penggunanya membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat.
"Doom spending adalah tantangan finansial yang nyata di era konsumtif ini. Solusi kredit seharusnya hadir untuk memberdayakan, bukan membebani penggunanya," kata Dharu.
Lebih lanjut, Dharu menyebut, masyarakat membutuhkan akses kredit yang tidak hanya mudah dan cepat, tetapi juga dirancang untuk membantu mereka memahami konsekuensi dari keputusan keuangan yang akan diambil.
"Dengan produk yang sederhana dan ramah pengguna, Honest Card mendorong pengelolaan pengeluaran yang lebih bijaksana dan terkendali," pungkas Dharu.

