IFG Gelar Research Dissemination 2024, Ini Tujuannya
JAKARTA, investortrust.id - Indonesia Financial Group (IFG) melalui IFG Progress menggelar IFG Research Dissemination 2024 di Financial Hall, Gedung Graha CIMB Niaga, Kamis (21/11/2024). Acara ini dihelat untuk mendukung pengembangan ekosistem industri jasa keuangan nonbank (IKNB).
“IFG Research Dissemination juga diselenggarakan sebagai salah satu bentuk komitmen IFG menyediakan platform bagi akademisi, peneliti, serta pihak terkait lainnya untuk mendiskusikan dan membahas tantangan saat ini dan di masa depan dalam pengembangan industri asuransi,” kata Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko.
Menurut Hexana, event bertajuk Regional Views on Insurance Penetration and Machine Learning Application for Insurance Industry itu awalnya dibentuk untuk memberikan masukan kepada pemerintah, regulator, industri, dan diperluas kepada masyarakat.
Baca Juga
Bos IFG: Rendahnya Literasi Soal Asuransi Timbulkan Kerugian di Masyarakat
"Tapi karena sudah empat tahun, sekarang melihat mikro juga, pada pengembangan produk dan pengembangan bisnis IFG Group,” ujar dia.
Dia menambahkan, sebagai holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG Group menaungi 10 anak perusahaan. “Semuanya membutuhkan hasil riset untuk pengembangannya, makanya dibentuk lembaga think tank IFG Progress,” ujar dia.
Hexana mengungkapkan, bagi lembaga jasa dan jasa keuangan, riset sangat penting untuk mengetahui persis kebutuhan masyarakat. "Karena kita akan menggeser dari product orientation, dari customer needs, menjadi customer orientation,” tutur dia.
Sementara itu, Plt Senior Executive Vice President (SEVP) IFG Progress, Ibrahim Kholilul Rohman mengemukakan, IFG Progress telah melahirkan banyak publikasi dan menempati peringkat ke-8 bidang riset berbasis ekonomi di Indonesia.
"Insyaallah dengan berbagai macam kerja sama ke depan, kami optimistis research ini akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masa depan perusahaan dan bangsa Indonesia secara umum," papar dia.
Ibrahim menjelaskan, IFG Progres bakal mendorong peningkatan penetrasi asuransi dengan mengedepankan aspek regional dan implementasi teknologi di bidang asuransi.
Pada tahun pertamanya, menurut dia, IFG Progress menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi dengan semangat inklusif dari tiga regional berbeda, yakni Universitas Nusa Cendana, Universitas Andalas, dan Universitas Brawijaya.
Baca Juga
IFG Ingatkan Perlunya Manajemen Risiko Dibalik Penerapan Digitalisasi
“IFG menyadari pentingnya menjalin kerja sama dengan mitra akademisi dalam upaya pengembangan pasar asuransi, terutama di tingkat regional dan sejauh mungkin menjadikan evidence-based research sebagai baseline keputusan bisnis,” ucap dia.
Itu sebabnya, kata Ibrahim, IFG melalui IFG Progress pada 2025 meningkatkan kapasitas hibah penelitian (research grant) mencapai lebih dari 50% dari hibah tahun lalu dan meningkatkan jumlah mitra perguruan tinggi menjadi lima mitra.
"IFG Progress sudah merencanakan untuk meningkatkan kapasitas riset 50% lebih besar. Kalau tahun ini kita hanya mampu memberikan research grant untuk tiga kampus, tahun depan insyaallah bisa lima kampus," imbuh Ibrahim.

