Pembiayaan Maybank Syariah Indonesia Tumbuh 7,3%
JAKARTA, investortrust.id - Unit usaha syariah (UUS) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII), Maybank Syariah Indonesia, membukukan pertumbuhan pembiayaan sebesar 7,3% menjadi Rp 30,98 triliun hingga kuartal III-2024, dibandingkan Rp 28,88 triliun pada periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).
Head Sharia Community Financial Services Maybank Indonesia, Dandy Suprandono mengatakan, pertumbuhan pembiayaan Maybank Syariah ditopang peningkatan pembiayaan pada segmen komersial serta usaha kecil dan menengah (UKM).
Baca Juga
Maybank Indonesia (BNII) Makin Agresif Kembangkan SME Banking, Ini Produk Unggulannya
“Selain itu, fee-based income meningkat signifikan sebesar 21,4% menjadi Rp 166 miliar dari Rp 137 miliar, didukung kontribusi solusi sharia wealth management,” kata Dandy dalam SME Media Workshop Maybank Indonesia, di Kantor Pusat Maybank Indonesia, Jakarta, Selasa (19/11/2024).
Dandy menambahkan, per Agustus 2024, porsi pembiayaan syariah Maybank Indonesia mewakili 27,6% dari total pembiayaan segmen UKM bank berbasis di Malaysia tersebut.
“Kami memahami pentingnya menyediakan solusi keuangan yang yang sejalan dengan prinsip syariah. Produk pembiayaan UKM Syariah Maybank Indonesia dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik para pengusaha dan bisnis yang membutuhkan layanan finansial berbasis syariah,” ujar dia.
Baca Juga
Aset UUS Maybank Indonesia Sentuh Rp 42 Triliun, Siap-siap Spin Off?
Tak hanya itu, menurut Dandy Suprandono, pengembangan layanan keuangan UKM syariah juga sejalan dengan prinsip Sharia First yang diimplementasikan Maybank Indonesia.
“Kami optimistis pasar keuangan syariah di segmen UKM masih sangat terbuka di Indonesia. Dengan memperhatikan Indonesia sebagai salah satu pasar muslim terbesar di dunia, Maybank Indonesia berkomitmen penuh menyediakan pembiayaan UKM sesuai prinsip syariah,” tutur Dendy.

