Aset UUS Maybank Indonesia Sentuh Rp 42 Triliun, Siap-siap Spin Off?
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) atau Maybank Indonesia buka suara terkait peluang pemisahan unit usaha syariah (UUS) atau spin off Maybank Indonesia Syariah menjadi bank umum syariah (BUS).
Seperti yang diketahui, UUS diwajibkan melakukan spin off dari induknya, jika total asetnya telah mencapai lebih dari Rp 50 triliun. Di mana, hal tersebut sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12 Tahun 2023.
Sehubungan dengan hal tersebut, Direktur Perbankan Syariah Maybank Indonesia Romy Buchari mengungkapkan, saat ini bank berlogo kepala harimau itu masih melakukan analisa dan persiapan untuk memenuhi ketentuan regulator tersebut.
"Kami sebagai warga negara Indonesia, dan di mana kewajiban spin off itu ada. Itu pasti harus kami patuhi, regulasi dan perundang-undangan yang ada. Jadi yang sekarang kami lakukan adalah melakukan analisa-analisa untuk mempersiapkan nanti approach yang paling optimal untuk kami itu seperti apa. Jadi, (aset) kami sekarang masih di Rp 41 triliun sampai Rp 42 triliun, masih ada waktu. Nah, jadi itu yang kita persiapkan," ujar Romy saat ditemui dalam acara Media Luncheon UUS Maybank Indonesia My Shariah Wealth Management di Tulum Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2024).
Lebih lanjut, Romy menyebut, pihaknya masih melihat secara optimum untuk mempersiapkan kewajiban yang bisa berefek ke perusahaan ke depannya, terutama spin off.
“Karena kalau lihat dari spin off sendiri, sebetulnya benefit-nya apa, gitu? Selain secara regulasi diwajibkan. Jadi, (spin off) terbatas benefit-nya secara langsung. Tetapi, nanti kami akan lihat secara optimum, bagaimana bisa mempersiapkan kewajiban-kewajiban yang bisa memberikan efek atau dampak untuk kami kedepan, terutama spin off,” jelas Romy.
Di sisi lain, saat disinggung kapan UUS Maybank Indonesia mampu mencapai ketentuan aset sesuai dalam regulasi spin off, Romy pun belum bisa memastikannya. Meski begitu, Romy memastikan aset pertumbuhan Maybank Syariah terus naik.
"Kita masih lihat, dan sebetulnya budget kita sekarang masih on going. Jadi saya belum bisa kasih tau secara proyeksi, kapan kira-kira (mencapai Rp 50 triliun). Tapi pertumbuhan bisnis syariah kita akan terus kita jalani,” kata Romy.
Sebagai tambahan informasi, aset UUS Maybank telah mencapai Rp 41,22 triliun per Maret 2024 didukung pembiayaan yang tumbuh signifikan sebesar 28,8% menjadi Rp 31,88 triliun dari Rp 24,74 triliun yang dikontribusikan dari pembiayaan korporasi dan SME.
Pertumbuhan pembiayaan tersebut berkontribusi kepada total pembiayaan bank (standalone) sebesar 29,3%.

