BTN (BBTN) Bakal Akuisisi Bank Victoria Syariah? Ini Jawaban OJK
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN santer dikabarkan bakal mengakuisisi Bank Victoria Syariah dari PT Bank Victoria Intenational Tbk (BVIC). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun buka suara.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengungkapkan, OJK sampai saat ini belum menerima permohonan resmi perihal rencana akuisisi Bank Victoria Syariah oleh BTN.
"Diskusi mengenai hal itu terus berlangsung antarbank maupun antara bank dan OJK," ujar Dian dalam jawaban tertulis Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan & Kebijakan OJK Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Agustus 2024, Sabtu (14/9/2024).
Baca Juga
Dian menjelaskan, para pihak yang terkait dengan aksi korporasi berupa merger atau pemisahan (spin off) merupakan kewenangan pemegang saham bank. OJK akan mengevaluasi dan memproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila bank telah mengajukan permohonan tersebut.
Dian menambahkan, OJK akan terus memberikan dukungan terhadap inisiatif merger maupun spin off. Hal tersebut merupakan bagian upaya mewujudkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia 2023-2027.
OJK, menurut Dian Ediana Rae, akan terus memberikan dukungan terhadap inisiatif merger maupun spin off sebagai bagian upaya mewujudkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia 2023 – 2027.
“Misi dalam roadmap tersebut adalah mengembangkan perbankan syariah yang sehat, efisien, berintegritas, dan berdaya saing, serta berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional untuk mencapai kemaslahatan masyarakat," papar Dian.
Dian menegaskan, OJK juga terus mendorong konsolidasi perbankan syariah untuk mewujudkan bank syariah dengan skala lebih besar, lebih sehat, efisien, lebih berdaya saing, dan lebih berkontribusi terhadap perekonomian nasional.
Baca Juga
Beragam Sentimen Positif Ini bisa Lambungkan Saham BTN (BBTN)
“Ini merupakan tanggung jawab bersama dan terus diupayakan dengan tetap memperhatikan kesiapan masing-masing bank dan perkembangan dinamika pasar global maupun domestic,” tutur dia.
OJK, kata dia, terus memantau kesiapan masing-masing bank, termasuk mencermati dinamika arah kebijakan masing-masing bank bersangkutan.

