AdaKami Gandeng Persib Bandung Bantu UMKM Naik Kelas
JAKARTA, investortrust.id - PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menjalin kolaborasi dengan klub sepak bola Persib guna membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Bandung untuk naik kelas, salah satunya dengan meningkatkan wawasan finansial bisnis.
Brand Manager AdaKami Jonathan Kriss mengungkapkan, pemahaman UMKM mengenai pengelolaan keuangan untuk bisnis merupakan hal yang sangat penting. Transaksi keuangan, mulai dari pengeluaran, pemasukan, hingga hal penting seperti permodalan sangat lekat pada proses bisnis.
Di lain sisi, perkembangan yang terjadi di sektor keuangan juga tak lepas dari pihak-pihak yang ingin mengambil celah untuk mendapatkan keuntungan dengan cara ilegal. “Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri di tengah masih terbatasnya tingkat literasi keuangan di kalangan masyarakat,” ujar Jonathan, dalam keterangannya, Senin (19/8/2024).
Baca Juga
Adakami: Digitalisasi Jadi Peluang, Tapi Ada Tantangan Kejahatan Siber
Setidaknya, lanjut dia, ada enam modus penipuan yang perlu diwaspadai oleh pelaku UMKM, antara lain modus salah transfer yang akhirnya meminta pihak UMKM untuk mentransfer ulang, tawaran bantuan untuk melunasi tagihan, pencurian data pribadi, permintaan membagikan OTP, jebakan konten media sosial palsu, dan iming-iming bonus.
“Selalu waspada dan verifikasi kebenaran adalah salah satu kunci agar bisa terhindar dari upaya jebakan pelaku penipuan,” katanya.
Menurut Jonathan, hal-hal tersebut menjadi tanggung jawab pihaknya untuk bisa berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan, khususnya di kalangan UMKM.
Baca Juga
Hasil Drawing Liga Champions Asia 2, Persib Bandung Lawan Klubnya Asnawi Mangkualam
“Melihat tantangan tersebut, AdaKami secara rutin menyelenggarakan diskusi finansial, seperti yang kami lakukan saat ini dengan Persib untuk mendorong wawasan finansial pelaku UMKM di Bandung,” katanya.
Sementara, CEO dan Lead Financial Trainer QM Financial Ligwina Hananto mengatakan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan UMKM untuk bisa naik kelas. Pertama, menentukan posisi pelaku UMKM, apakah hanya ingin menjadi pedagang atau melangkah menjadi pebisnis. Kedua, memahami pembuatan laporan keuangan sederhana. Ketiga, punya rencana bisnis yang jelas.
“Semua bisnis dimulai dari berdagang, tapi belum tentu semua pedagang adalah pebisnis. Untuk itu, ketiga hal ini sangat penting agar rekan-rekan UMKM bisa naik kelas,” ucapnya.

