Financial Planner Ini Ungkap Pentingnya Membangun Dana Darurat dalam Mengatur Keuangan
JAKARTA, investortrust.id - Financial planner Prita Hapsari Ghozie mengungkapkan pentingnya membangun dana darurat dalam mengatur keuangan.
Menurut Prita, dana darurat adalah tabungan yang memang perlu disimpan ketika mengatur keuangan, meskipun tidak tahu kapan dana tersebut akan terpakai.
"Dana darurat adalah tabungan yang memang perlu disimpan, tapi kita nggak tahu kapan mau pakainya dan terpakai untuk apa," ujar Prita dalam Tarhib Ramadhan & Road to Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2024 yang digelar secara virtual via Zoom, Jumat (8/3/2024).
Baca Juga
Dorong Inklusi Keuangan, BRI Sebut Jumlah Rekening Holding Ultra Mikro Capai 173 Juta
Lebih lanjut, Prita menjelaskan, biasanya dana darurat akan terpakai untuk hal-hal yang sifatnya musibah dan bukan untuk hal-hal yang sifatnya kesenangan.
"Dana darurat artinya kita mengalokasikan dari penghasilan kita masuk kedalam tabungan yang lain, kalau sampai ada musibah silakan bongkar tabungan itu, berarti teman-teman memang boleh menggunakan simpanan tersebut," jelasnya.
Adapun terkait jumlah yang ideal untuk dana darurat, Prita membeberkan, dana darurat yang ideal adalah 12 kali pengeluaran rutin bulanan.
Baca Juga
Bingung Tentukan Alokasi Keuangan? Simak Rumus 4321 Berikut Ini
"Tapi, kalau teman-teman belum pernah mulai, maka coba di minimal dulu. Usahakanbanget bisa punya saldo dana darurat sejumlah 3 kali pengeluaran rutin bulanan," paparnya
Terakhir, untuk membangun dana darurat ini, menurut Prita caranya adalah dengan diambil dari gaji, yang kemudian setiap bulan dialokasikan ke dana darurat.

