Penyaluran Dana LPDB Koperasi Tembus 53% di Semester I, Sektor Riil Jadi Prioritas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi mencatatkan realisasi positif sepanjang semester I-2026. Hal ini ditunjukkan penyaluran dana bergulir telah mencapai 53% dari target tahunan Rp 2,1 triliun.
Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan, realisasi tersebut menunjukkan penyaluran dana hingga pertengahan tahun masih berada pada jalur yang sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah.
"Penyaluran kita sampai dengan semester satu on the track, yaitu kurang lebih 53% dari target selama satu tahun. Target kita Rp 2,1 triliun, kita sudah 50% lebih," ujar Krisdianto usai menghadiri acara Temu Mitra Koperasi Sektor Riil di Gedung LPDB, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Baca Juga
LPDB Koperasi Siapkan KDKMP di Papua Naik Kelas dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir
Krisdianto menjelaskan, sebagian besar dana bergulir yang telah disalurkan LPDB Koperasi mengalir kepada koperasi sektor riil. Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah yang menetapkan minimal 85% dana pembiayaan LPDB diarahkan untuk sektor riil. "Paling banyak di koperasi sektor riil. Karena memang sesuai dengan arahan pimpinan, minimal 85% itu diarahkan kepada sektor riil," jelasnya.
Menurut Krisdianto, fokus tersebut diarahkan untuk memperkuat permodalan koperasi yang bergerak di sektor produktif. Meski memprioritaskan koperasi sektor riil, Krisdianto menegaskan, LPDB Koperasi tidak mengesampingkan Koperasi Simpan Pinjam (KSP).
LPDB tetap terbuka dan memproses setiap pengajuan pembiayaan yang masuk dari KSP. Namun, fokus utama saat ini diarahkan pada penguatan modal koperasi sektor riil. "Bukan berarti LPDB tidak berpihak kepada koperasi simpan pinjam, tapi kita ingin memfokuskan kepada teman-teman di koperasi sektor riil ini untuk penguatan pemodalan mereka," tambahnya.
KSP Terapkan Kehati-hatian
Di sisi lain, Krisdianto menyoroti dinamika yang terjadi pada segmen KSP. Saat ini, mayoritas koperasi simpan pinjam menerapkan tingkat kehati-hatian (prudential) yang tinggi dalam melakukan ekspansi maupun pengembangan usaha.
Baca Juga
LPDB Koperasi Ajak Generasi Muda Bangun Ekonomi Gotong Royong Lewat Koperasi
"Kebetulan situasi sekarang koperasi simpan pinjam segmen pasar-nya lagi menerapkan tingkat kehati-hatian tinggi, jadi mereka juga sangat selektif untuk pengembangan usaha," terang Krisdianto.
Dengan realisasi sebesar 53% pada semester I-2026, LPDB Koperasi menargetkan penyaluran dana bergulir tetap berjalan sesuai target tahunan sebesar Rp2,1 triliun, dengan sektor riil menjadi prioritas utama.

