Multifinance Dominasi Penerbitan Obligasi, OJK: Cerminkan Kepercayaan Pasar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, dominasi sektor perusahaan pembiayaan (multifinance) dalam penerbitan obligasi korporasi pada kuartal I 2026 sebagai sinyal positif bagi industri keuangan.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengungkapkan, capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan pasar terhadap fundamental dan prospek industri multifinance.
“Penerbitan obligasi oleh industri multifinance pada kuartal I tahun 2026 merupakan perkembangan positif yang mencerminkan adanya kepercayaan pasar terhadap fundamental dan prospek industri multifinance,” ujarnya dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK April 2026, secara daring, Selasa (5/5/2026).
Baca Juga
Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh 0,61% Jadi Rp 514,09 Triliun di Kuartal I 2026
Menurut Agusman, penerbitan obligasi menjadi bagian dari strategi pendanaan yang terencana oleh pelaku industri. Perusahaan multifinance secara aktif melakukan diversifikasi sumber pendanaan untuk memperkuat struktur permodalan.
“Sekaligus mendukung fleksibilitas dalam pengelolaan likuiditas dan ekspansi pembiayaan,” katanya.
Baca Juga
Industri Multifinance Jaga Pertumbuhan Selektif di Tengah Dinamika Ekonomi
OJK menilai, tren ini masih akan berlanjut hingga akhir 2026. Agusman menyebut, industri multifinance diperkirakan mampu menjaga kinerja pendanaan yang sehat dan berkelanjutan. Dan yang terpenting, diimbangi dengan penerapan tata kelola dan manajemen risiko yang memadai.

