Gandeng RSPON Mahar Mardjono, BTN (BBTN) Perluas Strategi Beyond Mortgage
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan komprehensif, khususnya bagi nasabah segmen prioritas, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN (BBTN) terus memperluas transformasi bisnisnya melalui strategi beyond mortgage dengan menggandeng Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono.
Direktur Network and Retail Funding BTN Rully Setiawan mengungkapkan, langkah ini merupakan bagian dari arah strategis pihaknya dalam memperkuat posisi di segmen konsumer.
“Kami sedang bertransformasi. Beyond mortgage, kami berambisi untuk menjadi the biggest consumer bank di Indonesia,” ujarnya, dalam keterangan pers, Senin (20/4/2026).
Menurut Rully, fokus BTN kini tak lagi sebatas pada produk perbankan tapi juga pada peningkatan pengalaman nasabah secara menyeluruh. Pihaknya ingin menghadirkan layanan yang lebih personal dan eksklusif, termasuk akses ke layanan kesehatan serta berbagai program yang mendukung kenyamanan dan kualitas hidup.
Transformasi tersebut mulai tercermin pada kinerja penghimpunan dana, khususnya dari segmen wealth management. Hingga kuartal I 2026, dana murah atau current account and saving account (CASA) wealth management BTN tercatat mencapai Rp 12,57 triliun, meningkat dibanding Rp 10,74 triliun pada periode yang sama 2025.
Peningkatan ini menunjukkan pergeseran strategi BTN dari sekadar menghimpun dana menjadi penguatan hubungan jangka panjang dengan nasabah, sekaligus mendorong struktur pendanaan berbasis dana murah.
Baca Juga
Dorong Kesejahteraan Masyarakat, BTN (BBTN) Dukung Program 3 Juta Rumah
“Kami percaya loyalitas nasabah tidak hanya dibangun dari produk, tetapi dari pengalaman dan manfaat nyata yang mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Rully.
Dari kerja sama ini, BTN Prioritas menawarkan sejumlah keuntungan bagi nasabah, antara lain diskon 5% untuk layanan kesehatan di RSPON bagi pemenang Kartu Debit BTN Prioritas Visa Platinum dan BTN Private Visa Infinite. Program tersebut mulai berlaku 20 April 2026 hingga 20 April 2027, dengan pengecualian untuk layanan medical check up.
“Melalui kolaborasi ini, BTN mempertegas langkah transformasinya sebagai bank yang tidak hanya berperan dalam pembiayaan perumahan, tetapi juga hadir sebagai mitra finansial yang mendukung kualitas hidup nasabah secara menyeluruh,” ucap Rully.
Sementara itu, Direktur Utama RSPON Adin Nulkhasanah menilai, kerja sama ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan otak. Seluruh layanan di RSPON diberikan berdasarkan indikasi medis dan clinical pathway, dengan mengutamakan aspek keselamatan serta mutu layanan pasien.
“Kami ingin masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kesehatan otak merupakan bagian penting dari kualitas hidup,” ucapnya.
Baca Juga
BTN (BBTN) Ungkap Faktor Pendorong Kenaikan Laba 22,6% di Kuartal I 2026

