KNEKS dan Turkiye Perkuat Kerja Sama Ekonomi Syariah, Dorong Investasi dan Industri Halal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bekerja sama dengan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) menandatangani nota kesepahaman kerjasama atau Memorandum of Cooperation (MoC) dengan Investment and Finance Office of the Presidency of the Republic of Türkiye di BSI Tower, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Penandatanganan dilakukan Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat dengan Head of Finance Department dari KNEKS Turki, Tarik Akin. Kegiatan ini disaksikan oleh Talip Kucukcan serta perwakilan Kementerian Luar Negeri RI, Theophillus F. Waluyo dan Agustaviano Sofyan.
Baca Juga
Turut hadir Mehmet Ali Akben bersama lebih dari 45 delegasi Turki yang terdiri dari pimpinan participation banks, fintech, dan asuransi syariah. Dari pihak Indonesia hadir Bob T. Ananta, Koko T. Rachmadi, serta perwakilan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI).
Melalui kerja sama ini, Sutan Emir mengatakan, kedua pihak sepakat mengembangkan kolaborasi di berbagai bidang strategis, antara lain pengembangan pasar keuangan syariah, peningkatan aktivitas ekonomi syariah lintas negara, serta penguatan kapasitas melalui pertukaran pengetahuan, pelatihan, dan riset bersama.
“Kolaborasi ini diharapkan membuka peluang investasi baru, memperkuat pengembangan industri halal, serta meningkatkan konektivitas ekosistem ekonomi syariah antara Indonesia dan Turki,” ujarnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga
Kerja sama ini, terang Sutan, menjadi bagian dari upaya KNEKS dalam memperluas kolaborasi internasional, termasuk dalam lingkup kerja sama Developing-8 (D-8), di mana Indonesia dan Turki merupakan negara anggota.
Kolaborasi ini juga berlangsung pada momentum strategis Keketuaan Indonesia pada Organisasi Kerja Sama Ekonomi D-8 periode 2026–2027, dengan penguatan sektor keuangan syariah dan ekonomi halal sebagai salah satu agenda prioritas.
Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Turki menunjukkan komitmen dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah global. Sinergi antarnegara dan pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

