Dukung Pertumbuhan Ekonomi, BPDP Gulirkan Program Beasiswa Kelapa Sawit
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggulirkan program beasiswa kepada siswa yang ingin fokus terhadap pengembangan dan budidaya kelapa sawit. Program ini ditujukan untuk 4.000 mahasiswa yang tersebar di 41 lembaga pendidikan yang memiliki program studi kelapa sawit.
Direktur Utama BPDP Eddy Abdurachman mengatakan program beasiswa ini sudah digelar sejak 2016. Program tersebut menggandeng tiga pendidikan yaitu Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, dan Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP).
“Pada 2025 ini kita akan melaksanakan dengan 41 lembaga pendidikan. Ini kemajuan yang luar biasa sekali,” kata Eddy, saat di Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Eddy menjelaskan terdapat 20.000 pendaftar beasiswa untuk pengembangan kelapa sawit ini. Tetapi, karena keterbatasan sarana prasarana dan kesiapan lembaga pendidikan, beasiswa hanya diberikan kepada 4.000 siswa.
“Kami harapkan ini ke depan semakin meningkat,” ujar dia.
Baca Juga
BPDPKS Ungkap Penurunan Pungutan Ekspor Dorong Daya Saing Sawit RI di Pasar Global
Eddy mengatakan realisasi penyaluran dana untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di perkebunan kelapa sawit meningkat secara signifikan selama tiga tahun terakhir. Pada 2023, realisasi SDM mencapai Rp 130 miliar. Sementara itu, pada 2024, realisasi mencapai Rp 302 miliar.
“Yang sekarang Rp 938 miliar, meningkat cukup besar,” kata dia.
Untuk beasiswa dengan 4.000 penerima itu, BPDP menggelontorkan anggaran Rp 705,6 miliar.
Sejak digulirkan pada 2016 hingga 2024, penerima program pengembangan SDM kelapa sawit ini telah mencapai 26.000 peserta pelatihan dan 9.265 orang penerima beasiswa.
“BPDP akan terus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam rangka peningkatan keterampilan dan pengetahuan serta kompetensi sumber daya manusia perkebunan,” jelas dia.

