Bos Bank BSI (BRIS) Beri Kisi-Kisi Dividen Tahun Depan
BALI, investortrust.id - Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi memberi kisi-kisi besaran pembagian dividen untuk tahun buku 2024. Namun, ia tidak menyebutkan pasti angka dividen tersebut.
"Dividen tergantung pemegang saham juga. (Kami) belum ada guidance, bisa lebih, bisa kurang juga kan," kata Hery saat ditemui di Hotel Merusaka Nusa Dua, Bali, Jumat (18/10/2024).
Baca Juga
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tercatat membagikan pembayaran dividen tunai pada 20 Juni 2024, menyusul keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BSI yang menetapkan akan memberikan dividen Rp 18,55 per saham. Nilai total sebanyak Rp 855,56 miliar, yang setara 15% dari total laba bersih BSI tahun buku 2023.
Nominal dividen yang dibagikan emiten bank berkode saham BRIS tersebut naik 100% dibandingkan dengan tahun buku 2022, yang senilai Rp 9,24 per lembar saham. Penerima dividen ini termasuk para pemegang saham seperti PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI.
Ketiga bank BUMN itu yang memiliki saham BRIS masing-masing 51,47%, 23,24% dan 15,38%. Sedangkan milik publik sebesar 9,91%.
Baca Juga
Calon Menteri Kabinet Prabowo Dapat Pembekalan, Asing Berbalik Net Buy Saham Rp 1,22 Triliun
KInerja Solid
Kinerja yang cukup solid tercatat dibukukan perseroan pada tahun buku 2023. Selain pembagian laba untuk dividen, sebesar 20% laba disisihkan sebagai cadangan wajib. Lalu sisanya, dialokasikan sebagai laba ditahan.
Di lantai bursa, pada perdagangan sesi II hingga pukul 5.14 WITA Jumat ini, harga saham BRIS stagnan di Rp 3.110 per unit. Adapun kapitalisasi pasar sebesar Rp 143,36 triliun.

