Kunjungan Wisman Februari 2026 Melonjak 13,37%, Potensi Devisa Pariwisata Tembus Rp17,2 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sektor pariwisata nasional mencatat tren pertumbuhan positif di awal 2026. Hal ini terlihat dari peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus).
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pemerintah fokus menjaga kualitas pertumbuhan sektor ini. “Pariwisata tidak hanya tumbuh dari jumlah kunjungan, tapi juga harus berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).
Lebih lanjut, kunjungan wisman pada Februari 2026 mencapai 1,16 juta atau naik 13,37% secara tahunan. Secara kumulatif Januari-Februari 2026, jumlahnya mencapai 2,35 juta kunjungan atau tumbuh 7,77%.
Sementara itu, perjalanan wisnus pada Februari 2026 tercatat 91,14 juta perjalanan. Angka ini naik tipis 0,70%, dengan total kumulatif 193,17 juta perjalanan di dua bulan pertama tahun ini.
Momentum libur Nyepi dan Lebaran turut mendorong lonjakan mobilitas wisata. Perjalanan ke destinasi prioritas mencapai 12,77 juta atau tumbuh 18,80% selama periode libur Maret 2026.
Baca Juga
Di sisi lain, perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri justru menurun 7,64% pada Februari 2026. Kondisi ini menciptakan surplus kunjungan wisman yang turut menopang devisa pariwisata.
Pemerintah juga menggenjot promosi global dan kerja sama internasional. Sepanjang Maret 2026, potensi devisa dari kegiatan promosi tercatat mencapai Rp 17,2 triliun.
“Kami optimistis pariwisata akan terus tumbuh dan berkontribusi lebih besar bagi ekonomi nasional,” tutup Menpar.

