Wisman Eropa Paling Royal Selama Tinggal Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Wisatawan mancanegara atau wisman asal Eropa menjadi wisatawan paling royal selama berkunjung ke Indonesia. Catatan tersebut disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) saat menjelaskan kunjungan wisman selama Januari-Desember 2025.
“Wisman dari negara-negara Eropa melakukan pengeluaran terbesar dibandingkan (wisataran) kawasan lainnya,” kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, saat konferensi pers, di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (2/1/2026).
Secara rata-rata, wisman asal Eropa menghabiskan US$ 1.916,53 per hari selama berkunjung ke Indonesia. Di Indonesia, wisatawan Eropa rerata menghabiskan waktu tinggal hingga 16,75 hari.
“Itu waktu tinggal terlama jika dibandingkan dengan (wisatawan) negara kawasan yang lainnya,” kata dia.
Angka tersebut juga lebih tinggi dari rata-rata pengeluaran dan tinggal wisman selama berkunjung ke Indonesia yaitu US$ 1.267,07 dan 10,37 malam.
Mengacu data kuartal III-2025 dan kuartal IV-2025, pengeluaran wisman terfokus pada lima hal, yakni akomodasi, makan-minum, belanja dan cinderamata, hiburan, dan paket tur lokal.
Sejauh ini wisman asal Eropa yang berkunjung ke Indonesia tercatat sebanyak 2,45 juta orang. Angka ini memang tak sebanyak jumlah wisman asal Asia Tenggara yang mencapai 6,35 juta orang. Akan tetapi, lama tinggal wisman Asia Tenggara merupakan yang terpendek, yaitu 4,33 malam dengan pengeluaran hanya US$ 661,91 per hari/orang.
Baca Juga
Soal Target Wisatawan 2026, Kemenpar Fokus Kualitas Destinasi
“(Pengeluaran) ini terkecil jika dibandingkan kawasan lainnya,” ucap dia.
Data BPS juga menunjukkan mayoritas atau sekitar 77% wisman datang berkunjung ke Indonesia untuk berlibur. Hanya sekitar 8,45% wisman yang berkunjung untuk alasan bisnis.
Akomodasi yang digunakan wisman sebagian besar atau 61,39% berupa hotel. Sisanya, 27,94% menginap di akomodasi lain.
“Artinya, akomodasi hotel ini masih menjadi satu pilihan utama wisman pada saat berkunjung ke Indonesia,” kata dia.
Pada 2025, jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia mencapai 15,38 juta kunjungan. Kunjungan wisman 2025 secara kumulatif meningkat sebesar 10,8% dibanding tahun sebelumnya.
Para wisman tersebut paling besar berasal dari Malaysia sebanyak 2,63 juta kunjungan, Australia sebanyak 1,75 juta kunjungan, dan Singapura sebanyak 1,52 juta kunjungan. Berikutnya wisawatan asal China mencapai 1,34 juta kunjungan.

