Di Hadapan Prabowo, Anindya Bakrie Tegaskan Kesiapan VKTR Dukung Kemandirian Industri Nasional
Poin Penting
|
MAGELANG, investortrust.id -- Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (Vektor) Anindya Novyan Bakrie menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian industri nasional. Hal tersebut disampaikan Anindya di hadapan Presiden Prabowo Subianto di acara Peresmian Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik di Magelang, Jawa Tengah.
Anindya menyatakan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik bukan sekadar pilihan, melainkan keniscayaan strategis bagi bangsa.
"Bapak Presiden selalu mengajarkan kita bahwa sejarah pembangunan seringkali krisis justru menjadi kesempatan untuk melakukan lompatan besar. Oleh karenanya, Vektor, yang dalam bahasa fisika artinya skala dan arah, kami yakin skalanya besar, Indonesia dengan sumber daya alam dan manusianya, dan arahnya adalah untuk kemandirian," kata Anindya dalam sambutannya, Kamis (9/4/2026).
Anindya menjelaskan bahwa gagasan dasar VKTR bertumpu pada dua pilar utama, yakni dekarbonisasi menuju Net Zero Emission 2060 dan kemandirian ekonomi melalui ketahanan energi. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah fokus pada elektrifikasi kendaraan berat seperti bus dan truk.
Baca Juga
Menurut Anindya, pemilihan segmen bus dan truk didasari oleh potensinya dalam menggerakkan ekosistem industri yang besar serta penghematan anggaran negara. VKTR mencatat, elektrifikasi pada sektor ini mampu menekan penggunaan BBM dan menghemat subsidi hingga 5 miliar dolar AS per tahun.
"Kami ingin melaporkan bahwa kami memilih bus dan truk listrik karena memang bus dan truk listrik ini bisa menjadi penonggak untuk tumbuhnya ekosistem industri listrik. Memang tidak seseksi kalau dilihat dari motor yang jumlahnya 140 juta maupun mobil, tapi ini bisa menggerakkan ekosistem yang besar," ujarnya.
Ketua Umum Kadin Indonesia itu melihat sejarah negara maju seperti Jepang, Korea, dan India yang memulai industri otomotif mereka dari kendaraan niaga (bus dan truk). Ia optimis, Indonesia juga bisa, dan siap menjawab tantangan tersebut.
"Kunjungan Bapak Presiden memberikan inspirasi dan motivasi bagi kami untuk terus membangun industri baru. Ini membuktikan bahwa bangsa kita berani, bisa, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri," ungkapnya.

