Prabowo Yakin Aburizal Bakrie Bangga dengan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR Besutan Anindya Bakrie
MAGELANG, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga dan gembira dapat meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik kendaraan komersil berbasis listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Kamis (9/4/2026). Prabowo menyatakan, pabrik tersebut menjadi tonggak bersejarah dalam industrialisasi nasional berbasis teknologi dan energi bersih.
Menurut Prabowo pabrik kendaraan listrik VKTR, anak usaha Bakrie & Brothers (BNBR) yang kini dipimpin Anindya Bakrie itu membuktikan kemampuan Indonesia dalam memproduksi kendaraan listrik. Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah memproduksi kendaraan listrik besar-besaran pada 2028 mendatang.
Baca Juga
Prabowo Puji Anindya Bakrie Luncurkan VKTR Tidar dan Lokon: Intelnya Sangat Bagus
"Jadi hari ini saya sangat gembira, saya sangat bangga. Kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk listrik. Ini sangat-sangat penting. Dan memang rencana kita, saya berharap di tahun 2028 kita akan produksi setahun besar-besaran mobil sedan listrik," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, Anindya Bakrie yang juga menjabat sebagai komisaris utama PT VKTR merupakan sosok yang visioner. Anindya Bakrie, kata Prabowo, memahami arah pembangunan yang kini dijalankan pemerintah.
"Saudara Anindya memang visioner. Jadi mengerti, paham arah pembangunan yang harus kita jalankan," katanya.
Tak hanya dirinya, Prabowo meyakini, ayahanda Anindya Bakrie, yakni Aburizal Bakrie akan bangga dengan pencapaian sang anak hari ini. Prabowo pun sempat mencari keberadaan Aburizal Bakrie yang merupakan kawannya dalam prosesi peresmian ini.
"Jadi saya kira, walaupun memang bapakmu kawan saya, tapi saya kira hari ini dia juga cukup bangga. Kok dia (Aburizal Bakrie) enggak ke sini hari ini? Coba ditegur, presiden Republik Indonesia itu.Tapi saya kira ini sesuatu yang sangat luar biasa. Jadi saya bahagia," ucap Prabowo
Baca Juga
Anindya Bakrie: Elektrifikasi Bus & Truk Hemat Subsidi BBM US$ 5 Miliar
Dalam kesempatan ini, Prabowo Subianto berharap VKTR dapat terus berkembang hingga menjadi national champion di sektor otomotif. Dengan demikian, VKTR dapat setara dengan Isuzu dan Hino dari Jepang atau Hyundai dan Daewoo dari Korea Selatan (Korsel).
“Kalau Jepang punya Isuzu, punya Hino, kalau Korea punya Hyundai, Daewoo. Saya berharap berapa tahun lagi kita akan melihat VKTR sebagai champion, salah satu champion dari Indonesia,” kata Prabowo.
Kepala Negara memastikan pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan VKTR dan industri otomotif nasional. Prabowo meminta VKTR dan para pelaku usaha menyampaikan kendala yang dihadapi agar dapat diselesaikan bersama-sama.
“Saya terus akan memantau progres saudara. Kalau ada kesulitan-kesulitan, saudara punya banyak jalur. Sampaikan, kita akan selesaikan karena ini saya anggap suatu industri yang sangat penting,” katanya.

