Didampingi Anindya Bakrie, Prabowo Tinjau Pabrik Kendaraan Listrik VKTR
MAGELANG, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto meninjau pabrik perakitan kendaraan listrik milik VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Kamis (9/4/2026). Berdasarkan tayangan langsung Youtube Sekretariat Presiden yang dipantau dari Jakarta, Presiden yang mengenakan baju safari tampak didampingi Komisaris Utama VKTR sekaligus CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Anindya Bakrie dan Wakil Direktur Utama BNBR Anindra Ardiansyah Bakrie. Turut mendampingi Presiden, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Anin, sapaan Anindya Bakrie menjelaskan mengenai proses produksi di pabrik tersebut. Anindya menyatakan, kapasitas produksi pabrik ini ditargetkan mencapai 500 unit kendaraan listrik pada tahun ini.
"Total Pak, tahun ini kita akan produksi 500," kata Anindya Bakrie.
Baca Juga
Saham VKTR Naik 20% Jelang Peresmian Pabrik EV oleh Prabowo Hari Ini, Berlanjut?
Selanjutnya, Prabowo meninjau bus listrik VKTR yang telah dipergunakan oleh Transjakarta. Anin mengatakan, bus tersebut berkapasitas 60 penumpang.;
"Ini bisa 60 orang Pak. Berat baterainya saja bisa kira-kira 1,2 ton," katanya.
Prabowo dalam kesempatan itu menanyakan kemampuan bus untuk jalan yang menanjak. Menjawab hal itu, Anin mengatakan, bus memiliki kemampuan di medan yang terjal. Prabowo kemudian menjajal kursi penumpang bus tersebut.
Selanjutnya, Prabowo meninjau sparepart dan sejumlah kendaraan listrik lainnya yang telah diproduksi VKTR. Mulai dari forklift, van komersial, hingga truk.
Diberitakan, Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik perakitan kendaraan listrik milik VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Kamis (9/4/2026). Peresmian pabrik ini dipandang pemerintah sebagai tonggak strategis dalam transformasi industri otomotif nasional dari berbasis fosil menuju energi terbarukan.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi rencana agenda Prabowo tersebut. Ia menyebut kehadiran pabrik yang memproduksi bus dan truk berbasis listrik atau electric vehicle (EV) ini menunjukkan industri dalam negeri sudah berada di jalur yang benar.
"Ini adalah salah satu langkah strategis bahwa industri dalam negeri sudah ke arah yang benar. Kita memang harus mulai bertransformasi budaya dari mengonsumsi bahan baku berbasis fosil menuju ke energi baru terbarukan, salah satunya adalah listrik," kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Pras, sapaan Prasetyo menekankan substansi dari kehadiran pabrik ini bukan sekadar manufaktur, melainkan upaya mengubah budaya kerja menjadi lebih efisien.
Pemerintah mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang ramah lingkungan.
"Satu sisi harus ada substitusinya. Kalau kita mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, harus lari ke public transportation. Alhamdulillah kalau sudah ada yang berbasis listrik," tambahnya.
Baca Juga
Besok, Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang
VKTR merupakan perusahaan publik kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia dan bagian dari PT Bakrie & Brothers Tbk. VKTR memiliki visi mencipatkan kemandirian industri nasional dalam kendaraan listrik nasional, termasuk bus dan truk serta mendukung kebijakan pemerintah dalam menghemat subsidi BBM serta mencapai target net zero emission.

